SFC Update

Langkah Persela Puncaki Klasemen Dijegal Sriwijaya FC, Aji Santoso Akui Sulit Kejar 3 Gol Pertama

Persela Lamongan seharusnya menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2018, jika berhasil mendulang poin penuh di Stadion GSJ

Langkah Persela Puncaki Klasemen Dijegal Sriwijaya FC, Aji Santoso Akui Sulit Kejar 3 Gol Pertama
SRIPOKU.COM/RM RESHA AU
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan (kedua dari kanan) bersalaman dengan Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Persela Lamongan seharusnya menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2018, jika berhasil mendulang poin penuh di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang Sabtu (2/6/2018) malam.

Sayang, dalam laga pekan ke-12 menghadapi Sriwijaya FC itu, mereka dilibas tuan rumah dengan skor 5-1.

Akibatnya, tim yang ditukangi Aji Santoso itu turun satu peringkat dari posisi yang sebelumnya menghuni peringkat keempat. Jika saja Persela Lamongan berhasil mendulang 3 poin, maka mereka akan meninggalkan para kandidat klasemen atas tersebut.

Sebab, meski sama-sama memiliki poin 20, namun tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu unggul dalam agregat gol. Sehingga dengan kekalahan ini, mereka turun satu peringkat menjadi peringkat ke-5, dengan capaian 17 poin.(Klasemen tanggal 3 Juni 2018).

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengatakan, para pemainnya memang telah bermain secara keras mengimbangi tim berjuluk Laskar Wong Kito itu.

Namun, anak asuhnya terlambat panas sehingga sempat tertinggal 3 gol di babak pertama.

“Agak terlambat panas, karena pemain sedikit kecapekan. Dari 12 pertandingan mereka sedikit diganti. Seharusnya cara bermain Persela mulai timbul di babak kedua, tentu mengejar 3 Gol Sriwijaya FC pada babak pertama sangatlah berat,” terangnya usai laga.

Faktor itulah yang menyebabkan anak asuhnya terlambat panas. Sehingga mereka tertinggal jauh terlebih dulu di babak pertama.

Padahal, ia sudah mewanti-wanti kelebihan Sriwijaya FC sebelum pertandingan. Namun faktor kelelahan membuat pemainnya menjadi terlambat mengantisipasi hal itu.

Beruntung di babak kedua, satu pemainnya yakni Loris Arnold berhasil mendulang satu angka di menit ke-82. Umpan terobosan yang dilakukan oleh salah satu rekannya, berhasil dikonversi oleh Loris melalui sundulan.

“Pemain saya terlambat panas, cukup berat mengejar ketertinggalan 3-0,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help