Berita Musi Banyuasin

Soal Selisih Upah Jaga Alat Berat, Nyawa Amrik Melayang Ditusuk Rekan Sedesanya

Namun, pertanyaan tersebut membuat pelaku tidak senang dan langsung memukul korban dibagikan kepala beberapa kali.

Soal Selisih Upah Jaga Alat Berat, Nyawa Amrik Melayang Ditusuk Rekan Sedesanya
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Pelaku Abdul Rohman ketika diamankan di Mapolsek Sungai Keruh Musi Banyuasin bersama barang bukti. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU- Abdul Rohman warga Desa Pagar Kaya Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasn (Muba) diamankan polisi karena menikam Ambrik warga yang sama, hingga berujung kematian.

Pelaku diamankan aparat kepolisian Polsek Sungai Keruh, Jumat (1/6/18) sekitar pukul 00.00 WIB di kediamannya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penganiayaan tersebut bermula pelaku tidak terima ditanyai mengenai masalah kekurangan upah menjaga alat berat.

Dimana sehari-hari korban bertugas menjaga alat berat, saat itu korban hanya menerimaupahi sebesar Rp. 865.000, sedangkan rekannya Icuk menerima upah sebesar Rp.915.000. 

Karena merasa upah yang  tidak sesuai korban pun pergi menemui pelaku yang pada saat itu sedang duduk di warung dan menanyakan kekurangan upahnya sebesar Rp.50.000.

Namun, pertanyaan tersebut membuat pelaku tidak senang dan langsung memukul korban dibagikan kepala beberapa kali.

Pada pergulatan tersebut korban sempat melakukan perlawanan, namun saat itu juga pelaku mengeluarkan pisau yang sudah diselipkan di pinggang lalu menusuk korban dan mengenai perut sebelah kiri korban.

Seusai melakukan penusukan pelaku langsung melarikan diri, sedangkan korban dibantu oleh warga dilarikan ke Puskesmas Tebing Bulang akan tetapi korban meninggal dalam perjalanan.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kapolsek Sungai Keruh, IPTU Ade Nurdin, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help