Berita Muba

Kabar Gembira Bagi Tenaga Honorer dan TKS di Pemkab Muba, Bakal Dapat THR

Tahun ini pegawai honorer yang berada di Kabupaten Muba, bakal mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Kabar Gembira Bagi Tenaga Honorer dan TKS di Pemkab Muba, Bakal Dapat THR
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Plt Bupati Muba Beni Hernedi ketika melakukan kunjungan safari ramadan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Kabar gembira datang dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Tahun ini pegawai honorer yang berada di Kabupaten Muba, bakal mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi setelah memimpin rapat staf di Ruang Rapat Serasan Sekate, Kamis (31/5/18).

“Ya, hari ini sudah saya putuskan dalam rapat staf di Pemkab Muba, bahwa honorer dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Muba mendapatkan THR,”kata Plt Bupati Muba Beni Hernedi.

Lanjutnya, dalam pemberian THR tersebut tadi sudah diinstruksikan agar segera mengajukan Peraturan Bupati (Perbup) khusus honorer dan TKS yang mendapatkan THR pada tahun ini.

Tujuan dari THR ini selain insentif hari raya juga membangun semangat kebersamaan antara PNS dan honorer.

“Honorer dan TKS di Kabupaten Muba kurang lebih berjumlah 11 ribuan orang, nanti pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba yang akan melakukan listing dan mengeluarkan jumlah honorer yang mendapatkan THR,”ungkapnya.

Disinggung mengenai besaran jumlah THR yang didapatkan oleh pegawai honorer, putra asli kelahiran Desa Tanah Abang, Kecamatan Batanghari Leko, Muba ini mengungkapkan bahwa besarnya tidak satu bulan gaji.  

“Besarnya tidak satu bulan gaji tapi saya putuskan Rp 500 ribu perhonorer, karena sudah saya sampaikan sesuai kemampuan keuangan daerah. Tapi doakan saja tahun depan kalau kemampuan keuangan membaik bisa satu bulan gaji,”jelasya.

Sementara, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muba, Mirwan Susanto, menambahkan dari jumlah 11 ribu tenaga honorer dan TKS yang ada nanti pihak BKPSDM melakukan seleksi.

 “Saat ini masih dibahas lebih lanjut, karena saat ini honorer yang paling banyak dari Dinkes dan Dikbud kita menunggu pihak BKPSDM untuk melakukan seleksi. Sedangkan untuk besarannya belum bisa memastikan mungkin Senin nanti,”ujarnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help