Pemilihan Walikota Pagaralam

Usai Melipat dan Menyortir Surat Suara Pilwako, KPU Pagaralam Temukan Ini

Setelah melalukan pelipatan dan penyortiran Surat Suara (SuSu) untuk Pemilihan Walikota (Pilwako) Pagaralam.

Usai Melipat dan Menyortir Surat Suara Pilwako, KPU Pagaralam Temukan Ini
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak petugas KPU Pagaralam melakukan pelipatan dan penyortiran Surat Suara (SuSu) dikantor KPU. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Setelah melalukan pelipatan dan penyortiran Surat Suara (SuSu) untuk Pemilihan Walikota (Pilwako) Pagaralam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam menemukan SuSu yang rusak.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Rabu (30/5/2018) menyebutkan, bukan saja ditemukan surat suara yang rusak, tetapi KPU juga mencatat terdapat kelebihan surat suara. Mendapat temuan ini KPU langsung menuangkan hal tersebut dalam berita acara resmi.

Devisi Logistik KPU Kota Pagaralam, Boy Archan mengatakan, berdasarkan berita acara tentang hasil penyortiran dan pelipatan surat suara Pilwako Kota Pagaralam Nomor : 91/KPU-Kot.PGA/V/2018, bahwa surat suara yang diterima oleh KPU ditemukan ada yang rusak namun tidak mengurangi jumlah kebutuhan karena masih ada sisa atau lebih dari jumlah yang dibutuhkan.

Baca: Polres Pagaralam Gencarkan Sosialisasi Pilkada Damai, Buka Open Turnamen 9 Ball

"Sebagaimana diketahui, KPU menerima 53 koli yang berisikan 104.429 lembar surat suara. Namun setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan petugas menemukan 17 lembar surat suara rusak dan lebih 84 lembar sehingga total 104,530 lembar," katanya.

Saat ini untuk proses pelipatan SuSu Pilwako proses lipat dan sortir surat suara sudah selesai dan hasilnya pun sudah dituangkan dalam berita acara.

"Surat suara yang rusak dan lebih akan kita musnakan bersamaan dengan kegiatan pendistribusian surat suara ke setiap TPS," tegasnya.

Baca: Banyak APK Paslon di Pagaralam Bertumbangan, Warga Minta Jangan Pasang Didinding Rumah

Dijelaskan Boy, saat ini petugas sudah melanjutkan proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub).

"Tujuanya sama seperti surat suara Pilwako, selain menghitung ulang juga untuk mengetahui kondisi surat suara yang diterima," ungkapnya. 

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help