Berita OKU Selatan

Dari 373 Persil Lahan Ganti Rugi Bendungan Tiga Dihaji, BPKP Nyatakan Hanya 18 Penuhi Syarat

Review tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap berkas pembebasan lahan Bendungan Tiga Dihaji Ogan Komering Ulu

Dari 373 Persil Lahan Ganti Rugi Bendungan Tiga Dihaji, BPKP Nyatakan Hanya 18 Penuhi Syarat
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pertemuam Tim BPKP Balai Besar yang dipimpin oleh Ketua Tim Supardi, ST, pada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, memaparkan hasil review pembebasan lahan, Waduk Tiga Dihaji beberapa waktu lalu, Minggu (27/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM,MUARADUA-- Review tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap berkas pembebasan lahan Bendungan Tiga Dihaji Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan nyatakan hasil keputusan mengejutkan banyak pihak.

Dalam pertemuan Tim Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII yg dipimpin oleh ketua Balai Besar Suparji, S.ST, MT dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, beberapa waktu lalu memaparkan hasil review hanya terkait pembebasan lahan pembangunan Mega Proyek Bendungan Tiga Dihaji.

Pasalnya, dari ratusan persil lahan tanah milik warga hanya belasan persil yang dapat dilakukan proses ganti rugi, sementara ratusan yang lainnya diduga belum memenuhi syarat.

"Dari 373 persil hanya 18 persil yg memenuhi persyaratan penggantian rugi tanah (eligible) sebesar Rp 6,4 Miliar dan sisanya 355 persil belum memenuhi syarat penggantian rugi tanah (uneligible)." Jelas Suparji, S.ST, MT

Dikatakannya, dianggap belum memenuhi syarat karena disebabkan oleh beberapa faktor kendala yakni; terdapat perbedaan antara nama penerima dengan nama pada alas hak; Terdapat perbedaan nama penerima UGR dengan nama pada alas hak dan ketidaksesuaian nama sempadan antara SKT dengan peta bidang.

Selain itu, terdapat perbedaan luas tanah yang akan dibebaskan dengan luas tanah pada daftar nominative/peta bidang.

Baca:

Jarang Terekspos, Begini Aktivitas Pedangdut Cantik Kristina Saat Ramadan Bersama Krisdayanti

Kesal Utang tak Kunjung Dibayar, Iskandar Tusuk Boby Pakai Stik Pancing

Pemaparan yang disampaikan Kepala Balai Besar sontak menimbulkan keterkejutan dari banyak pihak tidak terkecuali Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, berserta jajaran Camat dan Kades terkait.

Camat Tiga Dihaji Zainal Muhtadin, SH saat diwawancara media setelah rapat terlihat tidak dapat menyimpan rasa kekecewaannya.

"Yang jelas kita sangat terkejut, usaha kita melengkapi kekurangan maupun kesalahan terkait dokumen atas hak warga sudah secara maksimal diperbaiki, bahkan dilakukan dalam tempo 2 pekan, yang dilakukan bersamaan saat Tim BPKP melakukan review berkas, tapi hasilnya sepertinya masih belum memuaskan." Keluh Camat.

Sementara itu menyikapi hasil review BPKP tersebut Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Popo Ali MB.Commerce, mengambil langkah inisiatif mempertanyakan letak permasalahan dengan menggelar rapat lanjutan terhadap tim BPKP perwakilan Sumsel yang akan dilaksanakan di Palembang yang diagendakan hari Kamis, (31/5/2018).(*)

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved