Pemilihan Walikota Pagaralam

Banyak APK Paslon di Pagaralam Bertumbangan, Warga Minta Jangan Pasang Didinding Rumah

Hal ini diduga dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. Namun ada juga yang sangaja dilepas pemilik rumah karena tim tidak izin

Banyak APK Paslon di Pagaralam Bertumbangan, Warga Minta Jangan Pasang Didinding Rumah
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak salah satu titik Alat Peraga Kampanye (APK) di Kota Pagaralam yang roboh diduga akibat diterjang angin, Minggu (27/5/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemasangan Alat Peraga Kempenye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) semua Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam sejak beberapa hari ini mulai dipasang. Namun belum lama dipasang sudah banyak APK dan BK rusak.

Bahkan berdasarkan pantauan Sripoku.com, Minggu (27/5/2018), ada beberapa titik pemasangan APK yang sudah roboh baik APK dalam bentuk Baliho maupun spanduk. Diduga kerusakan tersebut disebabkan angin kencang.

Tidak hanya APK yang mengalami kerusakan, BK yang dipasang masing-masing tim disejumlah dinding juga rusak.

Baca: Panwaslu Pagaralam Butuhkan Tenaga Pengawas TPS, Segini Kuota dan Honor yang Disiapkan

Hal ini diduga dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. Namun ada juga yang sangaja dilepas pemilik rumah karena tim tidak izin saat memasang BK tersebut.

Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Irfan mengakui bahwa APK yang berada di pinggir jalan Kota Pagaralam sebagian besar berasal dari fasilitasi KPU.

"APK yang tepasang itu dipasang oleh pihak ketiga. Kita hanya menerima laporan bahwa APK sudah terpasang," katanya.

Baca: Warga Pagaralam Geger Usai Salat Jumat, Bedeng 3 Pintu Hangus Diamuk si Jago Merah!

Jika ada APK yang rusak, maka tanggungjawabnya masih ada pada pihak ketiga. Menurutnya pihak ketiga masih bisa melakukan perbaikan atau bahkan pergantian terhadap APK yang rusak.

"Tiap jalan, APK yang rusak selalu saya foto dan kirimkan kepada sekretariat KPU supaya diteruskan kepada pihak ketiga untuk bisa diperbaikki," ujarnya.

Baca: Lakukan Sertijab Dua Kapolsek, Kapolres Pagaralam Berikan Pesan Ini

Iman (37) salah satu warga Pagaralam mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan jika ada tim paslon yang memasang stiker didinding rumag tanpa izin. Pasalnya stiker yang dipasang sangat menganggu keiindahan dinding rumah.

"Seharusnya izin dulu, jadi kita bisa mengarahkan untuk ditempel dibagian mana. Tapi sayangnya mereka menempel asal saja. Jadi terpaksa kami lepas karena merusak pemandangan rumah," tegasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help