Berita Palembang

Tinjau Jalan Gandus. Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib Atur Kendaraan Melintas

Najib akan melakukan pengaturan terhadap jalan tersebut. Sebab kendaraan yang besar itu, bisa menyebabkan jalan cepat rusak.

Tinjau Jalan Gandus.  Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib  Atur Kendaraan Melintas
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib dan Kadis PUPR Bastari meninjau Jalan Gandus 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib menyoroti kendaraan yang bertonase besar melintas di Jalan Lettu Karim Kadir Gandus Palembang.

Najib akan melakukan pengaturan terhadap jalan tersebut. Sebab kendaraan yang besar itu, bisa menyebabkan jalan cepat rusak.

"Kendaraan besar ini salah satu penyebab Jalan di Gandus ini cepat rusak. Kita minta perusahaan untuk tidak menggunakan kendaraan yang melebihi tonase, " kata Najib, Jumat (25/5/2018) saat melakukan peninjauan jalan Lettu karim kadir Gandus Palembang.

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang Akhmad Najib meninjau perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus Palembang, Jumat (25/5/2018).
Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang Akhmad Najib meninjau perbaikan Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus Palembang, Jumat (25/5/2018). (Dok Humas Pemkot Palembang)

Baca: LIVE STREAMING: Pjs Walikota Palembang Tinjau Perbaikan Jalan Gandus, Ini Permintaan Warga!

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib melakukan kunjungan memantau perbaikan jalan di dampingi oleh Kepala Dinas PUPR Bastari.

Kedatangan orang nomor satu di Palembang itu untuk mempercepat perbaikan jalan tersebut.

Bahkan melihat kendaraan yang harus mengantre, dirinya langsung turun untuk mengatur jalan.

"Alhamdulillah pengerjaannya terus berjalan, saya minta percepatan agar sebelum lebaran ini jalan sepanjang 1 km mulus, sehingga masyarakat Gandus bisa menikmatinya,” ungkapnya.

Perbaikan tahap pertama di Jalan Lettu Karim Kadir Kecamatan Gandus Palembang yang di mulai sejak awal Maret lalu kini telah hampir selesai.

Dan untuk tahap pertamanya telah dikerjakan pada Maret 2018 sepanjang satu kilometer (km) dari total panjang jalan empat km, di mana 1 km tersebut merupakan titik yang paling parah kerusakannya.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help