UU Teroris

Tampal Sulam Regulasi Penanggulangan Terorisme

Pasca rentetan aksi teror(isme) yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, beberapa tempat ibadah (gereja) di Surabaya,

Tampal Sulam Regulasi Penanggulangan Terorisme
ist
Ahmad Yani, SH., MH. 

Tampal Sulam Regulasi Penanggulangan Terorisme

Oleh : Ahmad Yani, SH., MH.

Founder & Researcher Pusat Pengkajian Peradaban Bangsa (P3B) Anggota Komisi III DPR RI Periode 2009-2014/ Kandidat Doktoral Ilmu Hukum Universitas Padjajaran

Pasca rentetan aksi teror(isme) yang terjadi di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, beberapa tempat ibadah (gereja) di Surabaya, Mapolrestabes Surabaya dan terakhir di Mapolda Riau, rasanya semua stakeholder terkesan dan seakan menggali ikhwal sebab-musabab yang menjadi "titik epicentrum" dan "celah" mengapa serangkaian aksi teror(isme) tersebut berulang  terjadi.

Kronologis

Meskipun pada prinsipnya, beberapa peristiwa tersebut tidaklah dapat dipersamakan --dilihat dari jenis (sifat) dan karakter peristiwa tersebut terjadi.

Misalkan "chaos" yang terjadi di Rutan Mako Brimob --secara kebetulan dilakukan oleh para tahanan (baik itu tersangka/terdakwa) terorisme.

Di mana sejatinya peristiwa tersebut tentu tidaklah identik dengan beberapa peristiwa lainnya seperti aksi penusukan anggota Brimob di Kelapa Dua Depok, pemboman tempat ibadah (gereja) dan Mapolrestabes di Surabaya, serta penyerangan di Mapolda Riau.

Rasanya peristiwa "chaos" yang terjadi di Rutan Mako Brimob dilihat dari sudut pandang unsur tindak pidana hanyalah merupakan sebuah bentuk kriminal/peristiwa pidana pada umumnya, yang dilakukan para tahanan terorisme, bukan merupakan delik terorisme pada khususnya.

Dari rentetan peristiwa aksi teror(isme) yang terjadi, salah satu hal yang cukup mengemuka dalam perdebatan ialah terkait dengan polemik pembahasan draft RUU Terorisme yang hingga saat ini belum juga disahkan dan terselesaikan.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved