Mutiara Ramadan 2018

Langkah-langkah Menangkal Radikalisme

KASUS bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu cukup mengejutkan. Selain karena berdekatan waktunya dengan kasus kerusuhan narapidana

Langkah-langkah Menangkal Radikalisme
arrahmahnews.com
Ilustrasi. 

KH Dr Cholil Nafis
Ketua Komisi Dakwah MUI

SRIPOKU.COM - KASUS bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu cukup mengejutkan. Selain karena berdekatan waktunya dengan kasus kerusuhan narapidana dan tahanan kasus teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, para pelakunya merupakan satu keluarga yang melibatkan istri dan anak-anak.

Berita Lainnya:
Tangkal Paham Radikalisme, BKN Beri Warning Ke ASN

Anak terkecil (bungsu) yang masih berusia 9 tahun juga dilibatkan dalam tindak terorisme yang sangat mengerikan. Tentu kejadian tersebut menyedot perhatian, sekaligus keprihatinan mendalam dari banyak pihak.

Ilustrasi bom bunuh diri
Ilustrasi bom bunuh diri ()

Mengapa orangtua yang seharusnya membimbing justru yang menghancurkan mereka? Lalu muncul pertanyaan, ada apa dengan keluarga itu atau keluarga lain yang memiliki spirit sama dengan mereka?

Bukankah keluarga adalah sekolah pertama (madrasatul ula) bagi pendidikan anak-anaknya? Bukankah dari keluarga akan lahir generasi-generasi penerus yang akan menjadi tulang punggung bangsa dan negaranya? Jika mereka 'mati dini' karena bunuh diri berdasarkan keyakinan ekstrem, berarti tujuan berkeluarganya tidak tercapai.

Problem yang mengemuka dari kasus tersebut adalah terorisme dan bunuh diri yang melibatkan anggota keluarga. Ini artinya, paham radikal dan tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama telah merasuk pada wilayah sangat dekat dengan kita.

Keluarga adalah lingkungan paling dekat dengan area 'secret'. Dalam Al-Quran maupun Hadits banyak menekankan pentingnya umat Islam menjaga keluarga, sebagaimana QS: Al-Tahrim: 6.

"Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Dalam ayat tersebut secara jelas Allah memerintahkan agar kaum mukmin menjaga diri mereka dan keluarga mereka dari api neraka. Lalu bagaimana caranya? Abdullah bin Abbas RA berkata, "Lakukanlah ketaatan kepada Allah dan jagalah dirimu dari kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah, dan perintahkan keluargamu dengan dzikir, niscaya Allah akan menyelamatkanmu dari neraka."

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved