Home »

Video

News Video Sripo

Video Udara Ujicoba Perdana LRT Sumsel Tempuh Jarak 900 Meter

Satu Trainset LRT ini dilakukan uji dinamis dari Depo melalui Stasiun OPI dan berhenti dgn mulus di stasiun Jakabaring

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM,PALEMBANG -- Sebanyak satu trainset kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT)  Palembang sudah dilakukan ujicoba dinamis secara tertutup pada,  Senin (21/5/2018) dinihari.

Satu Trainset LRT ini dilakukan uji dinamis dari Depo melalui Stasiun OPI dan berhenti dgn mulus di stasiun Jakabaring Palembang bolak-balik atau memakan jarak sekitar 900 M. 

Kepala Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari mengatakan pengujian ini merupakan tahapan awal untuk melihat kesiapan fasilitas pendukung Asian Games tersebut. Ujicoba dinamis LRT sendiri berjalan mulus tanpa hambatan berarti.

"Alhamdulillah uji kelistrikan dan pengeraman berjalan lancar. Kereta kita uji pulang pergi dari Depo menuju stasiun Jakabaring.  Kurang lebih 900 M," ujarnya,  Selasa (22/5/2018).

Kendati kereta berjalan hanya sekitar 10 menit,  namun karena baru diujicoba dinamis maka persiapannya membutuhkan waktu berjam-jam. Bahkan LRT baru bisa dijalankan hingga persiapan selesai sekitar pukul 03.00 dini hari. 

"Kalau jalannya hanya 10 menit,  tapi persiapannya sampai selesai ya sampai jam 3 pagi," tegasnya. 

Tahapan ujicoba dinamis merupakan tes awal kelayakan LRT untuk melintas,  setelah itu kereta tersebut bakal diuji  pengereman, kecepatan, akselerasi dan masih banyak lagi ujian hingga dinyatakan kereta layak melintas. 

"Itu kan baru satu tahapan masih banyak tahapannya yg harus diuji.  Semoga semuanya berjalan lancar sesui harapan kita," harap Masudi. 

Manager Humas - Protokoler PT INKA (Persero), Exiandri Bambang P menambahkan untuk ujicoba secara dinamis sengaja berlangsung tertutup dari khalayak ramai. Hal tersebut dikarenakan demi keselamatan masyarakat sekitar jika ikut langsung ujicoba ataupun yang melintas. 

Selain itu,  LRT Palembang yang merupakan moda tranportasi anyar di Indonesia juga  memakai arus listrik dari bawah tanah sebagai tenaga utama, maka dari itu pihaknya enggan jika terjadi hal-hal tak diingikan apabila ujicoba dilakukan secara terbuka.

"Untuk ujicoba memang tertutup mengingat inu transportasi baru. Apalagi arus listrik ada di bawah, bahaya untuk masyarakat umum," tegasnya.

Setelah di tes jarak dekat sudah dirasa aman,  maka ujicoba dilangsungkan per zona hingga zona I bandara. 

"Nah untuk ujicobanya belum tahu siang atau malam,  karena kita masih berkodinasi dengan pihak terkait. Karena semuanya kembali menjaga keselamatan masyarakat. Bisa jadi malam melihat kondisi lalu lintas yang lengang," ungkapnya. 

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help