Berita Sumsel

Berkah Ramadan Bagi Penjual Kopiah di Masjid Darussalam Muarabeliti Musirawas

Berkah Ramadhan ini juga dirasakan oleh para penjual kopiah (Peci), yang ikut menuai keuntungan dari larisnya penjualan kopiah

Berkah Ramadan Bagi Penjual Kopiah di Masjid Darussalam Muarabeliti Musirawas
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bulan Ramadhan tak hanya membawa berkah bagi penjual makanan berbuka puasa saja. Berkah Ramadhan ini juga dirasakan oleh para penjual kopiah, yang ikut menuai keuntungan dari larisnya penjualan kopiah. Tampak penjual kopiah di pelataran masjid Darusaalam Muarabeliti. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Bulan Ramadhan tak hanya membawa berkah bagi penjual makanan berbuka puasa saja.

Berkah Ramadhan ini juga dirasakan oleh para penjual kopiah (Peci), yang ikut menuai keuntungan dari larisnya penjualan kopiah.

Seperti diakui Wendi, salah seorang penjual kopiah yang dijumpai Sripo saat menjajakan dagangannya di pelataran Masjid Darussalam Muarabeliti, Kabupaten Musirawas, Selasa (22/5/2018).

Pria yang mengaku bekerja serabutan ini beralih menjual kopiah ketika memasuki bulan Ramadhan. Sebab menurutnya, pada bulan puasa ini, diperkirakan animo masyarakat untuk membeli kopiah cukup tinggi.

"Biasanya saya kerja serabutan. Tapi ketika memasuki bulan puasa ini, saya coba menjual kopiah, karena biasanya pada bulan puasa orang banyak membeli kopiah," ungkap Wendi.

Dari pengamatan Sripo, selama menggelar kopiah jualannya di vpelataran masjid usai shalat dzuhur, cukup banyak jemaah yang membeli kopiahnya.

Jenis kopiah yang dijajakannya pun cukup beragam. Ada yang jenis kopiah racuk, kopiah terompah dan beragam jenis lainnya.

Harga yang ditawarkan pun bervariasi. Ada yang dua buah dihargai Rp25 ribu. Kemudian ada yang dihargai Rp35 ribu dan untuk kopiah jenis terompah dijual dengan harga Rp55 ribu per buah.

"Kalau yang jenis racuk, dapatlah dua buah saya kasih Rp25 ribu. Tapi kalau jenis terompah agak tinggi, harganya Rp55 ribu per buah, bisa dikurang sedikit. Karena kopiah jenis terompah ini modelnya baru," ujarnya.

Sementara para pembeli rata-rata menyukai kopiah jenis racuk. Sebab bentuknya simpel dan lentur, sehingga mudah dibawa.

"Kalau saya sukanya ya yang seperti ini (jenis racuk), bentuknya simpel, mudah dipakai dan mudah dibawa, sebab bisa dilipat kecil dan dikantongi. Kalau jenis ini (terompah), tak bisa dilipat, kalau dilipat bisa rusak," ungkap salah seorang pembeli. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved