Menjelajahi Keunikan Pantai Belitung, Dari Pulau Gaib Hingga Diapit 3 Pulau Besar Indonesia

Butiran pasir putih terpampang jelas terlihat dari berbagai sisi pantai yang dilewati. Hamparan lautan biru pun menjadi

Menjelajahi Keunikan Pantai Belitung, Dari Pulau Gaib Hingga Diapit 3 Pulau Besar Indonesia
Sripoku.com/Rangga Efrizal
Butiran pasir putih Kepulauan Belitung dihiasi dengan kapal nelayan sedang bersandar. 

Laporan Wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Butiran pasir putih terpampang jelas terlihat dari berbagai sisi pantai yang dilewati. Hamparan lautan biru pun menjadi salah satu daya tarik magis saat kita berkunjung ke Pulau Belitung.

Pulau yang berada diantara 3 pulau besar yakni, Jawa, Sumatera dan Kalimantan tersebut, menyuguhkan pemandangan yang sangat menawan.

Berkunjung ke Belitung tidak pas kalau tidak menikmati wisata pantai dan lautnya. Pulau yang dikelilingi lautan tersebut memiliki keunikan pantai yang dihuni oleh batuan granit besar.

Air laut yang jernir terpapar di Pulau Belitung.
Air laut yang jernir terpapar di Pulau Belitung. (Sripoku.com/Rangga Efrizal)

Batu yang diperkirakan berusia 213-248 juta tahun unik karena tersebar disetiap pantai, mulai dari Pulau Batu Garuda, Pulau Pasir, Pulau Kepayang, hingga Pulau Lengkuas yang menjadi tempat tujuan wisata para pelancong.

Keempat pulau tersebut menjadi daya tarik wisata air Pulau Belitung. Setiap pelancong dapat snorkeling sambil menikmati keindahan bawah laut Belitung ataupun mengabadikan momen diberbagai pantai yang ada.

Baca: Puasa, Tak Surutkan Niat Pengunjung Pasar Cinde Asik Berburu Barang Bekas

Selain menyuguhkan pulau yang memiliki keunikan batu-batu besar, Belitung juga memiliki Pulau Pasir Gusong. Masyarakat Belitung menyebut Gusong karena pulau tersebut dianggap sebagai pulau Ghaib.

Hal ini lantaran, pulau Pasir ini memang hanya bisa dilihat dan dinikmati pada saat air laut surut. Kalau laut sedang pasang, pulau akan tenggelam dan hilang sama sekali. 

Butiran pasir putih Kepulauan Belitung.
Butiran pasir putih Kepulauan Belitung. (Sripoku.com/Rangga Efrizal)

Pulau pasir Gusong tersebut hanyalah hamparan pasir putih dengan butiran halus yang dikelilingi pantai dengan air yang sangat bersih dan jernih.

Tak kalah menarik dari pulau lainnya, pulau Lengkuas juga menjadi ikon pariwisata air pulau Belitung. Daya tarik utama pulau ini adalah mercesuar tua yang dibangun sejak jaman pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882 dan bertahan hingga saat ini.

Baca: PKB Miliki Kriteria dan Metode Khusus Bakal Calon Legislatif, Berikut Target yang Ditentukan

Mercusuar bewarna putih tersebut hingga kini masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau pun keluar masuk Pulau Belitung.

Untuk dapat menikmati keindahan setiap pulau dan pantai, para pelancong haruslah menggunakan boat tradisional Belitung. Dengan menyewa kapal nelayan yang banyak bersandar di tepian pantai Tanjung Kelayang sebesar Rp 450 ribu/10 orang.

Baca: Pengumuman Hasil UN SMP/MTs Diundur Sepekan

"Harga sewa-nya tergantung negosiasi dan kapasitas kapal. Semakin besar kapal semakin mahal harganya. Semakin banyak orang juga semakin mahal,"

"Namun untuk 10 orang saya patok harga Rp 450 ribu untuk keliling empat pulau yang ada," ujar Maulana (45), Nelayan yang menyewakan Kapalnya, Minggu (20/5/2018). 

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help