Berita PALI

Diduga Disabotase, Tumpahan Minyak Mentah Cemari Sungai & Genangi Kebun Warga di PALI

Lagi-lagi pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field berlokasi di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI

Diduga Disabotase, Tumpahan Minyak Mentah Cemari Sungai & Genangi Kebun Warga di PALI
KOLASE TRIBUN SUMSEL/ARI WIBOWO
Tumpahan minyak di Talang Akar, Minggu (20/5/2018). 

SRIPOKU.COM, PALI-- Lagi-lagi pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field berlokasi di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mengalami kebocoran.

Penyebabnya diduga akibat tangan oknum  yang tidak bertanggung jawab atau disabotase.

Tak tanggung-tanggung, kebocoran kali ini ada lima titik di jalur pipa yang sama, yang mengakibatkan semburan minyak mentah menyasar ke kebun-kebun karet milik warga.

Tak hanya itu, semburan minyak di sekitar lokasi pipa yang bocor ini juga mengakibatkan air sungai berubah jadi hitam pekat dan berbau.

Sedangkan pohon karet milik warga yang terkena semburan minyak, terlihat layu.

Meski kejadian bocornya pipa minyak tersebut diketahui sejak Selasa (15/5/2018) lalu, tetapi pihak Pertamina seolah lambat menangani limbah minyak yang mencemari lingkungan dibiarkan berserakan di mana-mana.

Baca:

Sapaan Ratu Elizabert Kate Middleton dan Meghan Markel Jadi Sorotan, Kok Beda Banget?

Momen Ramadan Spesial bagi Makan Konate, dalam Waktu Dekat sang Istri Tiba di Palembang

"Kejadian itu diketahui sebelum puasa, tetapi pihak Pertamina tidak pernah berkoordinasi dengan kami selaku pemerintah desa. Padahal lokasi itu jelas masuk ke wilayah Talang Akar," kata kepala desa Talang Akar, Heru Martin. Minggu (20/5/2018).

Dikatakan, Heru banyak kebun warga jadi korban semburan minyak yang berasal dari pipa yang bocor. Namun, pihak Pertamina selalu beralasan bahwa akibat disabotase, jadi tidak ada ganti rugi.

"Kami minta secepatnya dibersihkan, dan kalau memang itu di sabotase, ungkap siapa pelakunya, karena pihak Pertamina banyak memiliki tenaga keamanan, sebab akibat kejadian itu banyak warga yang tidak bersalah jadi korbannya," jelas Heru.

Sementara itu, Ferry Prasetyo, Asisten Manager PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field mengaku bahwa kejadian tersebut diketahui sudah lima hari yang lewat, yakni Selasa (15/5/2018) akibat diduga di sabotase.

Hanya saja, menurut Ferry bahwa lokasi kejadian dari keterangan petugas di lapangan masuk wilayah Desa Setia Jaya Kecamatan Jirak Kabupaten Musi Banyuasin, jadi pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah Desa Setia Jaya. (TS/Ari Wibowo)

Editor: pairat
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help