Berita Palembang

Polda Sumsel Terjunkan Anggota Monitoring Kebutuhan Pokok ke Tiap-tiap Pasar Tradisional

Memasuki bulan suci ramadan, kebutuhan bahan pokok terus mengalami peningkatan harga. Mengatasi adanya lonjakan

Polda Sumsel Terjunkan Anggota Monitoring Kebutuhan Pokok ke Tiap-tiap Pasar Tradisional
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Penjual cabai merah dan sayuran di pasar pagi Talang Putri. 

  Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memasuki bulan suci ramadan, kebutuhan bahan pokok terus mengalami peningkatan harga. Mengatasi adanya lonjakan harga, Polda Sumsel menyebar anggota ke pasar-pasar untuk melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok.

Dir Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain mengatakan, memang tidak dapat dipungkiri kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga menjelang bulan suci ramadan.

"Dari hasil rapat, kenaikan harga karena pengaruh cuaca. Sehingga harga mau tidak mau mengalami kenaikan. Tetapi, kami terus melakukan pemantauan di pasar-pasar dengan menerjunkan anggota agar naiknya tidak semakin tinggi," ujarnya, Rabu (16/5).

Zulkarnain mencontohkan, setelah melakukan rapat dengan berbagai pihak dan asosiasi bila pada biasanya berat ayam1.8 kg per ekor, tetapi karena faktor cuaca berat ayam hanya 1.2 kg.

Kondisi ini, karena para peternak ayam berupaya memenuhi kebutuhan ayam di pasaran untuk bilan ramadan. Selain itu, para pedagang juga mempersiapkan ternak ayam mereka untuk dapat di panen ketika lebaran.

"Tidak hanya ayam, cabe, bawang dan beberapa kebutuhan pokok lainnya terjadi kenaikan. Namun, hingga kini, belum ada indikasi penimbunan. Karena, kami terus memonitor harga pasar," jelasnya.

Selain menyebar anggota Polda, Reskrimsus juga memerintahkan para kasat yang ada di wilayah untuk ikut melakukan monitoring. Tak hanya melakukan monitoring, para kasat di wilayah juga melakukan lapor hasil monitoring yang dilakukan. 

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help