Ramadan 2018

Pantau Harga di Pasar Masih Kategori Wajar. Wakil Ketua DPRD Sumsel Ini Tetap Siapkan Dua Opsi

Jelang bulan suci ramadan ibu-ibu rumah tangga mulai mengeluhkan harga kebutuhan mulai mengalami kenaikan.

Pantau Harga di Pasar Masih Kategori Wajar. Wakil Ketua DPRD Sumsel Ini Tetap Siapkan Dua Opsi
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Aktivitas masyarakat berbelanja di Pasar Tradisional Palimo Palembang pada hari pertama bulan suci Ramadan 1439 H, Kamis (17/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski menilai kenaikan harga kebutuhan pokok pada bulan suci ramadan tahun ini masih dalam kategori wajar, namun Wakil Ketua DPRD Sumsel, M Yansuri SIP mengatakan pihaknya menyiapkan dua opsi.

Menurut Yansuri jika nantinya terjadi kenaikan yang begitu signifikan, maka pihaknya meminta bulog dan Disperindag untuk menggelar pasar murah.

Sedangkan jika dicurigai terjadinya kelangkaan bahan pokok, pihaknya meminta Satgas Pangan Polda Sumsel untuk menelusuri penyebab kelangkaan tersebut.

Baca: BREAKING NEWS: Kebakaran di Daerah 15 Ulu Kertapati, Lihat Videonya

"Jika barang langka, kita minta bantuan Satgas Pangan Polda Sumsel. Apakah ada penimbunan barang seperti gula pasir, bawang. Karena barang jenis ini kan bisa ditimbun, tidak menutup kemungkinan," ungkap Yansuri usai melakukan sidak ke beberapa pasar tradisional di Palembang bersama, Bulog, Disperindag, dan Satgas Pangan Polda Sumsel.

Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar Sumsel Bidang Bapilu ini mengakui saat ini memang terjadi kenaikan harga beberapa bahan pokok.

Namun kenaikan itu tidak terlalu signifikan dan masih dalam batas kewajaran.

Baca: Penyesalan Bripka Iwan Sarjana, Disekap, Diikat, Wajah Ditutupi, Hanya Diam Saat Rekan Ditembak Mati

"Ada kenaikan tapi di batas wajar," ujar Yansuri yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumsel.

Yansuri yang mantan Ketua DPRD Kota Palembang ini akan terus melakukan sidak beberapa kali hingga H-7 lebaran untuk memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil.

Jelang bulan suci ramadan ibu-ibu rumah tangga mulai mengeluhkan harga kebutuhan mulai mengalami kenaikan.

Baca: Tak Segan Bakar Korbannya Hidup-hidup, Inilah Sosok Saddam al-Jamal, Otak Dibalik Kekejaman ISIS!

Misalnya terjadi pada komoditi daging ayam yang mencapai Rp 45-47 ribu 0per kilogram, sementara pada kondisi normal berkisar antara Rp 33 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram.

"Biasolah caro nak jelang puaso hargo segalo barang kebutuhan ini naek galo," keluh Desi.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help