Home »

Techno

» Apps

Jangan Sentuh Pesan ini Jika Masuk ke Whatsapp Anda, Bisa Buat HP Error Bahkan Mati Sendiri

Salah satu aplikasi chatting yang sekarang tengah digandrungi adalah Whatsapp atau yang juga dikenal dengan sebutan WA.

Jangan Sentuh Pesan ini Jika Masuk ke Whatsapp Anda, Bisa Buat HP Error Bahkan Mati Sendiri
NET
Salah satu contoh pesan berantai yang menyebar di Whatsapp dan menyebabkan ppnsel penggunanya menjadi error ketika salah satu simbol di pesan ini disentuh. 

SRIPOKU.COM -- Semakin kencang dan mutakhirnya perkembangan teknologi di masa sekarang membuat manusia sudah tidak perlu merasa kesulitan lagi jika ingin mengirim pesan dengan keluarga, sahabat, atau rekan kerja yang lokasinya jauh.

Manusia kini semakin dimudahkan dengan menjamurnya aplikasi chatting yang semakin  mempermudah upaya komunikasi dengan  merek ayang jaraknya jauh.

Salah satu aplikasi chatting yang sekarang tengah digandrungi adalah Whatsapp atau yang juga dikenal dengan sebutan WA.

Tak hanya berkomunikasi, pengguna Whatsapp juga bisa memanfaatkan beberapa fitur canggih dari Whatsapp, antara lain saling mengirimkan file, foto maupun video.

Namun, baru-baru ini pengguna Whatsapp dibuat heboh dengan munculnya sebuah tutorial untuk menciptakan sebuah pesan yang apabila pesan tersebut disentuh maka bisa menyebabkan WhatsApp menjadi Error bahkan hingga menyebabkan ponsel mati dengan sendirinya.

Usut punya usut, seperti dilansir dari Wajib Baca, pesan teks yang menyebar di Whatsapp ini rupanya memiliki simbol tersembunyi di antara spasi yang ada di dalam pesan tersebut.

Ketika pengguna Whatsapp menyentuh bagian simbil dari pesan tersebut, simbol-simbol yang tersembunyi akan meluas dan menyelimuti WhatsApp dan ponsel yang menggunakan system operasi Android.

Hal itulah yang bahkan bisa menyebabkan aplikasi dan atau ponsel mati secara mendadak.

.
(NET)

===

Pesan tersebut berbentuk seperti pesan pada umumnya yang yang muncul di brodcast message grup atau personal chat yang muncul tiba-tiba.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help