Ramadan 2018

Hukum Membayar Fidyah Puasa dengan Uang, Bolehkah? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Mayoritas ulama berpendapat wajib membayar fidyah dengan makanan dan tidak boleh diganti dengan uang,namun

Hukum Membayar Fidyah Puasa dengan Uang, Bolehkah? Ini Penjelasan Lengkapnya!
ist
Hukum Membayar Fidyah Puasa dengan Uang, Bolehkah? 

SRIPOKU.COM - Puasa (Ramadhan) adalah momen yang dinanti oleh kaum Muslimin.

Allah memberikan banyak keberkahan dan limpahan pahala bagi yang beramal shalih di dalamnya.

Munculnya beragam tradisi seperti saling berbagi makanan, mengundang kerabat dekat untuk buka bersama, atau memilih berbuka bersama anak yatim adalah ekspresi kegembiraan ketika berada di bulan Ramadhan selain dari menahan lapar dan dahaga serta nafsu kelamin di siang harinya.

Meskipun Ramadhan penuh dengan kebaikan dan keberkahan, tetap saja ada beberapa kelompok orang yang tidak lagi mampu menjalankan puasa, seperti orang yang sudah tua renta dan orang sakit yang tidak ada harapan sembuh menurut pertimbangan medis.

Bagi mereka dikenakan kewajiban fidyah.

Hal ini sebagaimana firman Allah swt:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“(Yaitu) beberapa hari tertentu.

Maka barang siapa yang diantara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu).

Dan bagi orang yang merasa berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin.

Halaman
123
Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Rizka Pratiwi Utami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help