Berita Palembang

Dukung dan Jelekkan Calon Walikota, AR Dipecat dari NCW. Dilarang Berpolitik Kawal Pembangunan 

Nasional Corruption Watch (NCW) memastikan organisasinya tidak diperkenankan terlibat politik. Bagi anggota

Dukung dan Jelekkan Calon Walikota, AR Dipecat dari NCW. Dilarang Berpolitik Kawal Pembangunan 
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kaharudin didampingi Robby dan H Hermansyah memperlihatkan surat pencabutan surat tugas. 

laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Nasional Corruption Watch (NCW) memastikan organisasinya tidak diperkenankan terlibat politik. Bagi anggota yang membawa nama organisasi berpolitik, maka mendapat sanksi tegas.

Dasar itulah yang melandasi Dewan Pimpinan Wilayah NCW Sumsel mengeluarkan Pencabutan Surat Tugas atas nama AR.

“Pada hari ini, Kamis (17/05/2018) kami DPW NCW Provinsi Sumatera Selatan mencabut/menarik kembali surat tugas Nomor : 15/DPW/NCW.SS/02/18 yang berbunyi untuk melaksanakan kegiatan NCW Palembang sesuai visi dan misi.

Kemudian membentuk pengurusan NCW Palembang,” ungkap Ketua DPW NCW Sumsel Kaharudin MS SH didampingi Sekjen R Robby Affandy SIP, serta Pembina NCW Sumsel H Hermansyah, Kamis (17/5/2018).

Menurut Kaharudin, berdasarkan surat tugas itu saudara AR tidak melaksakannya dengan baik, bahkan sampai hari ini tidak ada laporan pembentukan pengurus NCW Palembang.

“Namun saudara AR membawa NCW berafiliasi dengan salah satu pasangan calon Walikota Palembang untuk menyerang pasangan calon lain. Kemudian dimana beliau menunjukkan dirinya sebagai Direktur NCW (entah darimana jabatan tersebut),” ujar Kaharudin.

Kaharudin menyebutkan mulai Kamis (17/5/2018) surat tugas tersebut tidak berlaku lagi sampai seterusnya.

“Apapun yang dilakukan selama ini menjadi tanggung jawab pribadi AR dan bukan tanggung jawab DPW Propinsi serta jajarannya,” tegasnya.

Ditambahkan dewan Pembina H Hermansyah yang menyebutkan petunjuk ketua umum DPP NCW Syaiful Nazam, bahwa NCW tidak akan berafiliasi dengan partai politik dan tidak memihak pasangan calon manapun.

“Tugas kita itu mengawasi dan menginvestigasi pejabat yang berkedudukan yang diduga melakukan tindak korupsi,” jelasnya.

H Hermansyah memperingatkan, NCW Kota Palembang sendiri sejauh ini belum terbentuk kepengurusannya.

“Kalau ada pihak yang menuntut, itu sekali lagi diluar tanggung jawab NCW,” pungkasnya. 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help