Tidak Disangka Teroris Mapolda Riau Lakukan Ini Saat Berhadapan Langsung Dengan Saksi Mata

Sebuah mobil Avanza menabrak gerbang utama di sisi barat. Awalnya, mereka menganggap itu tabrakan biasa.

Tidak Disangka Teroris Mapolda Riau Lakukan Ini Saat Berhadapan Langsung Dengan Saksi Mata
Dua jenazah pelaku penyerangan tergeletak di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5). Sejumlah pria menggunakan mobil minibus mencoba menerobos dan melakukan penyerangan ke Polda Riau pada sekitar pukul 09.00 Wib. (ANTARA FOTO/Retmon) Editor : Caroline Damanik 

SRIPOKU.COM -- Tidak hanya meneror Surabaya, bom bunuh diri juga meneror kota-kota lainnya di Indonesia. 

Hari ini Rabu (16/5/2017) teror bom bunuh diri terjadi di Mapolda Riau.

Pagi tadi, suasana di Mapolda Riau mendadak mencekam di kawasan Mapolda Riau.

Baca: Antisipasi Aksi Terorisme, TNI-Polri Periksa Barang Penumpang di Bandara SMB II Palembang (Foto)

Dentuman keras mengejutkan para jurnalis yang sedang menantikan jumpa pers dengan Kapolda Riau Irjen Nandang.

"Kondisi saat itu ada lima wartawan sedang menantikan jumpa pers dengan Kapolda Riau terkait tangkapan narkoba.

Pukul 09.05 WIB, ada bunyi sangat keras dari pintu bagian barat. Posisi Mapolda Riau di sudut, pintu masuknya di gerbang barat," ungkap wartawan Kompas, Sahnan Rangkuti, yang menjadi saksi mata dalam peristiwa tersebut.

Baca: Kades di Muratara Serahkan Tiga Pucuk Senpira Laras Panjang ke Polsek Rupit

Sebuah mobil Avanza menabrak gerbang utama di sisi barat. Awalnya, mereka menganggap itu tabrakan biasa.

"Ternyata tidak. Mobil putih langsung masuk ke halaman Mapolda," ucapnya kemudian.

Sahnan mengatakan, mobil tersebut lalu berhenti dan menurunkan dua orang berpakaian hitam dan bersenjatakan pedang.

"Wartawan dan polisi berteriak serangan teroris," ungkapnya.

Baca: Kisah Pilu 3 Wanita Simpatisan ISIS, Bukan Cuma Dijadikan Budak Seks, Begini Caranya Kabur, Ngeri!

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help