Terungkap, Terduga Teroris Riau dan Sumsel Punya Rencana Ini Saat Mako Brimob Rusuh

Mapolda Riau dan dua terduga teroris asal Riau itu diketahui sempat berencana ikut menyerang ke Mako Brimob, Kelapa Dua

Terungkap, Terduga Teroris Riau dan Sumsel Punya Rencana Ini Saat Mako Brimob Rusuh
Dua jenazah pelaku penyerangan tergeletak di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5). Sejumlah pria menggunakan mobil minibus mencoba menerobos dan melakukan penyerangan ke Polda Riau pada sekitar pukul 09.00 Wib. (ANTARA FOTO/Retmon) Editor : Caroline Damanik 

SRIPOKU.COM -- Rentetan teror bom bunuh diri yang terjadi di beberapa wilayah diduga kuat berhubungan dengan kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

Dugaan ini diperkuat dengan tertangkapnya empat pelaku penyerangan  Mapolda Riau pagi tadi, Rabu (16/5/2017).

Baca: Pria Diduga Teroris Pakai Jaket Ojol di Palembang Ditangkap. Polisi Temukan Fakta-fakta Ini

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menyebut empat pelaku penyerangan Markas Polda Riau terkait dengan dua terduga teroris asal Riau yang ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyebut keempat pelaku penyerangan Mapolda Riau dan dua terduga teroris asal Riau itu diketahui sempat berencana ikut menyerang ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Bahkan, mereka sudah di Mako Brimob namun pulang setelah situasi sudah kondusif.

Baca: Mengharukan! Wakapolri Beberkan 6 Fakta dan Pesan Terakhir Aipda Auzar Sebelum Diserang Teroris

"Jadi dua dari Sumsel dan empat dari Riau mereka sudah datang ke Mako Brimob, tapi karena Mako Brimob sudah kondusif mereka pulang," kata Setyo di Mabes Polri, Rabu(16/5).

Setyo menyebut ketika pulang ke Sumsel, dua orang terduga teroris itu ditangkap polisi Senin (14/5). Sementara empat orang terduga teroris pulang ke Riau yang kemudian melakukan aksi penyerangan di Mapolda Riau Rabu (16/5).

Baca: Pria Diduga Teroris Pakai Jaket Ojol di Palembang Ditangkap. Polisi Temukan Fakta-fakta Ini

"Dua orang pulang ke Sumsel ditangkap polisi, yang empat pulang ke Riau kemudian melakukan penyerangan," kata Setyo.

Setyo menyebut dua terduga teroris ditangkap di Sumatera Selatan tergabung sebagai JAD Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca: Ditinggal Orangtua Karena Lakukan Bom Bunuh Diri, Ternyata Ini Yang Akan Mengurus Ais

Sementara keempat terduga teroris yang tewas di Riau tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII). Namun kedua jaringan teroris ini sama-sama berbaiat ke ISIS.

"Yang Sumsel JAD, yang Riau itu NII. Tapi keduanya berbaiat ISIS," kata Setyo.

(Sripoku.com/Siti Olisa)

Penulis: Siti Olisa
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help