Sisi Lain Bom Surabaya, Kisah Haru Di Balik Ruang IGD Korban Bom Bunuh Diri Gereja

"Seorang anak menderita rasa sakit yang ekstrim dan nampak matanya terluka. seorang anak memiliki banyak luka minor.

Sisi Lain Bom Surabaya, Kisah Haru Di Balik Ruang IGD Korban Bom Bunuh Diri Gereja
bom surabaya1 

Ia menceritakan mulai dari awal berangkat ke tempat kerja.

Baru 15 menit menjalani tugas, lampu code brown (kode di rumah sakit) menyala.

"Kami segera dikirim ke ER (emergency room). Saya tidak percaya ketika mereka mengatakan adanya bom," tulisnya.

Rasa tak percaya menyelimuti Sitha karena Surabaya selama ini dikenal sebagai kota yang damai.

Ia menjelaskan ada empat orang pasie yang masuk ke ER.

Kondisi seluruhnya sebagai prioritas penanganan.

Terlebih dua dari empat orang masuk merupakan anak-anak.

"Seorang anak menderita rasa sakit yang ekstrim dan nampak matanya terluka. seorang anak memiliki banyak luka minor. seorang pria mengalami patah kaki dan luka berat di tangan," jelas Sitha.

Baca: Besok Puasa, Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur karena Bikin Cepat Haus

Sembari memberi pertolongan, Sitha berhasil mengorek sedikit cerita dari salah satu pasien.

Pasien tersebut merupaka penjaga tempat parkir di lokasi kejadian.

Halaman
123
Editor: Siti Olisa
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help