Sebelum Hadang Teroris dan Gugur Ipda Auzar Kirim Pesan Terakhir untuk Wakapolri, Dia Sangat Dekat

Banyak kenangan mendalam menunjukkan Ipda Auzar, korban tabrakan oleh pelaku teroris dengan menggunakan mobil Avanza...

Sebelum Hadang Teroris dan Gugur Ipda Auzar Kirim Pesan Terakhir untuk Wakapolri, Dia Sangat Dekat
Ipda Auzar atau tepatnya Iptu Anumerta Auzar, orang dekat Wakapolri dan dikenal saleh 

Iptu Anumerta Auzar merupakan sopirnya. Diakui Syafruddin, meski dia sudah menjadi Wakapolri dan tinggal di Jakarta, sementara Auzar bertugas sebagai anggota Lantas di Polda Riau, mereka tetap memiliki kedekatan, bahkan kerap berkomunikasi.

Bahkan, menurut dia, Auzar lah yang mengurus semua keperluan keluarganya di Riau yakni mulai menjadi sopir, mengurus anak-anak dari kecil hingga dewasa dan berumah tanggan."Bahkan, almarhum masih bolak-balik Jakarta-Pekanbaru untuk mengurus ibu dan anak-anak saya," ujarnya seperti dilansir dari republika.

Seperti diketahui, Iptu Anumerta Auzar ambil bagian ketika 4 pria berpakaian ninja itu mengamuk dan menyerang anggota Polda Riau.

Almarhum yang baru saja pulang dari salat Duha di Masjid Polda Riau, hendak kembali ke ruang kerjanya.

Namun, melihat mobil itu melaju keras dan terlihat ada dua pria membawa samurai, Ipda Auzar menghadang mobil Avanza milik terduga teroris yang masuk ke halaman Polda Riau, di Jl Sudirman, Pekanbaru, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Auzar menghadangnya di depan pintu masuk gedung Polda Riau. Dia menghadang karena terlihat dari dalam mobil dua pria dengan samurai menyerang polisi.

Keberaniannya menghadap mobil itu akhirnya merenggut nyawanya. Setelah ditabrak, Ipda Auzar sempat dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau. Tak lama setelah mendapat penanganan medis, Ipda Auzar mengembuskan napas terakhir.

Seperti diketahui, Ipda Auzar atau lebih tepatnya Iptu Anumerta Auzar, merupakan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Riau yang juga dikenal sebagai sosok religius.

Bahkan, sebelum meninggal ditabrak mobil yang dikendarai teroris, korban diketahui baru saja melaksanakan shalat Dhuha.

"Kita semua merasa kehilangan sosok beliau. Bukan hanya polisi, tapi juga ulama dan ustaz di sini," kata Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Rudi Syarifudin di Pekanbaru, Rabu (16/5).

Halaman
1234
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help