Berita Palembang

Pasca Teror Bom Surabaya, Pemprov Sumsel Siaga Keamanan & Lengkapi Petugas dengan Alat Sentrum

Pasca rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya, tak hanya Kepolisian Daerah provinsi Sumatera Selatan yang siaga 1

Pasca Teror Bom Surabaya, Pemprov Sumsel Siaga Keamanan & Lengkapi Petugas dengan Alat Sentrum
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Salah seorang tamu yang hendak memasuki Griya Agung harus melewati Alat Metal Detector. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya, tak hanya Kepolisian Daerah Surabaya yang siaga 1, namun juga Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Beberapa titik di lingkup kerja Pemprov Sumsel yang diperketat, di antaranya Rumah Dinas Gubernur Sumsel, Griya Agung, Rumah Dinas Wakil Gubernur, Rumah Dinas Sekda, Kantor Gubernur, Kantor Bappeda Sumsel, dan Kantor PSDM.

Di area tersebut, seperti yang terpantau di Griya Agung, tamu harus melewati pemeriksaan metal detector. Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga pun dilengkapi dengan alat sentrum dan pentungan

Pelaksana Harian Satpol PP Sumsel, Leni Milana menyampaikan terkait kejadian beberapa ledakan bom bunuh diri yang dilakukan oleh para teroris, baik di Mako Brimob maupun di Surabaya, maka pihak Pol PP juga melakukan peningkatan pengamanan.

Baca:

Sering Dikritik, Syahrini Samakan Netizen Dengan Hal Ini Makin Membuih Dan Berbusa!

Terungkap! Fakta 2 Terduga Teroris di Medan, Sedang Persiapan Nikah hingga Punya Profesi Ojek Online

Menurutnya, selain meningkatkan pengawasan keluar masuk para tamu ke kantor gubernur, rumah dinas juga dilakukan pengawasan terhadap rumah ibadah, tempat keramaian serta bekerja sama dengan lingkungam masyarakat.

"Pada intinya kita ikut meningkatkan pengamanan objek vital yang ada, untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Lebih lanjut ia juga meminta agar masyarakat ikut berperan serta, jika ada yang mencurigakan segera lapor kepada pihak berwajib atau ke satuan Pol PP. Hal itu untuk mencegah terhadap aksi yang tidak diharapkan.

"Kami akan berupaya untuk semaksimal mungkin mencegah dari hal yang sekecil apapun, sebelum itu berkembang lebih besar, atau apabila ada Iaporan dari masyarakat kalau memang itu merupakan kewenangan kami maka akan kami selesaikan, tapi bila itu kewenangan pihak Iain maka segera akan dilimpahkan sesuai kewenangan," je|asnya.

Sementara itu, terkait peningkatan keamanan, Sekda Sumsel Nasrun Umar mengatakan penjagaan di Griya Agung merupakan hal yang wajar terjadi karena ini merupakan rumah gubernur sehingga harus diperketat keamananya. “Penjagaan itu hal yang wajar, ini kan rumah gubernur jadi harus diperketat keamannya,” kata Nasrun.(*)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help