Pemilihan Walikota Pagaralam

Meski Dilanggar, Aturan Pemasangan APK di Kota Pagaralam 'Banci' Karena Tak Ada Sanksi

Banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang pasangan Alat Peraga Kampenye (APK) dan Bahan Kampanye (BK)

Meski Dilanggar, Aturan Pemasangan APK di Kota Pagaralam 'Banci' Karena Tak Ada Sanksi
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak Alat Peraga Kempanye dan Bahan Kampanye (BK) yang terpasang disejumlah titik di Kota Pagaralam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Banyaknya masyarakat yang mengeluh tentang pasangan Alat Peraga Kampenye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) Pasangan Calon (Paslon) yang dipasang dikawasan larangan dan dirumah warga.

Hal ini terlihat, bahwa aturan yang dibuat oleh KPU dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam tidak diindahkan oleh Paslon. Selian itu, akibat pemasangan APK dan BK dipasang asal-asalan membuat kota tampak semberawut.

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan, Junaidi tak menampik jika pemasangan APK baik itu milik Cagub dan Cawagub Sumsel maupun Cawako dan Cawawako Pagaralam banyak yang meyalahi aturan terkait tempat pemasanganya.

Baca: Tetap Siaga Aksi Teror, Polres Pagaralam Masih Fokus Pada Pengamanan Pilkada 

Pasalnya, masih terlihat APK Paslon yang terpasang di tiang listrik, tumbuh tanam milik warga dan yang ditanam oleh pemerintah Kota Pagaralam.

"Titik pemasangan APK itu sudah ditentukan oleh KPU, namun jika masih ada yang ditemukan terpasang diluar tempat yang ditentukan itu sudah melanggar, apalagi jika terpasang di pagar atau dinding rumah warga tanpa izin si pemilik," katanya.

Pemasangan bahkan penertiban APK ini berkaitan dengan peraturan daerah (Perda). Namun meski melanggar tidak ada sanksi tegas. Hanya saja, jika terpasang di tempat ibadah dan tempat pendidikan atau sekolah akan ada teguran.

Baca: Mangkraknya Proyek Jembatan Alun Dua Pagaralam Dipastikan Bukan Karena Asian Games, Ini Penyebabnya!

"Aturan atau Perda yang mengatur tentang APK dan BK merupakan aturan 'Banci', karena tidak ada tertuang sangsi dalam aturan itu Jika dilanggar," tegasnya. 

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help