Bom Bunuh Diri di Surabaya

Ini Video Detik-detik Walikota Surabaya Risma Menangis Saat Dengar Kabar Ledakan Bom

Tidak hanya itu, Risma juga menemui para korban ledakan hingga mendatangi rumah duka para korban yang meninggal dunia.

Ini Video Detik-detik  Walikota Surabaya Risma Menangis Saat Dengar Kabar Ledakan Bom
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berbicara kepada wartawan di Gedung Sawunggaling, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/8/2016). 

Risma sangat menyesalkan para pelaku teroris yang melibatkan anak-anak dan mempunyai kepercayaan yang menyesatkan.

"Apa yang ada di balik itu.”

“Saya hanya mikir untuk apa dia dibesarkan.”

“Doktrin apa yg disampaikan hingga anak pun harus ikut," kata walikota perempuan tersebut.

Sekalipun ada yang mengatakan anak pelaku tersebut pernah mengatakan ingin mati syahid, bagi Risma, anak tersebut sesungguhnya tidak mengerti arti mati syahid.

"Anakku sampai sudah punya anak itu kalau dia sakit, aku nangis.”

“Kok malah diajak mati," tandas Risma.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, mengunjungi Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya Surabaya, Minggu (13/5/2018).
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, mengunjungi Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Menurutnya, agama tidak ada yang mengajarkan kekerasan walaupun dulu ada perang disebabkan alasan yang jelas.

"Dulu juga perangnya ada lawan, hadap-hadapan ini gak ada perang, perang lawan siapa saya gak ngerti," kata Risma.

Seperti diketahui, serangan bom ini mengakibatkan 25 orang tewas dan 57 orang dirawat di rumah sakit akibat mengalami luka-luka.

Data yang diperoleh Surya.co.id menyebutkan, dari 25 orang itu, 13 di antaranya adalah pelaku.

Rinciannya, 6 orang tewas bom bunuh diri di 3 gereja, 4 orang tewas bom di Polrestabes Surabaya dan 3 orang tewas di Rusun Wonocolo, Sepanjang Sidoarjo, sementara 12 korban tewas lainnya adalah warga di wilayah sekitar ledakan.

Rinciannya, di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel sebanyak 5 orang, dan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) sebanyak 7 orang.

"Semua jenazah korban masyarakat yang meninggal sudah diserahkan ke keluarga, ada 12 orang," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Senin (14/5/2018) malam.

Sedangkan untuk korban yang dirawat di rumah sakit, lanjut Barung, ada 57 orang.

Mereka masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di Surabaya.

"Kami mohon doa, semoga korban yang dirawat di rumah sakit segera sembuh," harap Barung.

===

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul :

VIDEO: Risma Menangis hingga Tak Sanggup Berdiri, Ucapan Kapolrestabes Surabaya Bikin Merinding

===

Simak artikel lainnya di bawah ini :

Baca: Puasa Seorang Muslim di Bulan Ramadhan Lebih dari Sekedar Metamorfosis Ulat Jadi Kupu-Kupu

Baca: Kumpulan Lengkap Amalan Niat Puasa Ramadan Doa Buka Puasa Niat Solat Tarawih dan Witir

Baca: Blak-Blakan Kak Seto Ungkap Cara Teroris Rayu Anak Ikut Ledakkan Bom, Metode Dipakai Bikin Merinding

Baca: Pengakuan Mengerikan Wanita Indonesia yang Pernah Ikut dengan ISIS, Ada 4 Fakta Mengerikan

Baca: Terungkap, Terduga Teroris Riau dan Sumsel Punya Rencana Ini Saat Mako Brimob Rusuh

Baca: Mengharukan! Wakapolri Beberkan 6 Fakta dan Pesan Terakhir Aipda Auzar Sebelum Diserang Teroris

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help