Berita Palembang

Eddi Ajak Istri Antar Narkoba, Polda Sumsel Blender Sabu dan Ekstasi

Eddi hanya tampak pasrah menyaksikan pemusnahan narkoba yang digelar di aula Ditres Narkoba Polda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman

Eddi Ajak Istri Antar Narkoba, Polda Sumsel Blender Sabu dan Ekstasi
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Lima tersangka kasus narkoba yang dihadirkan dalam giat pemusnahan narkoba 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Eddi hanya tampak pasrah menyaksikan pemusnahan narkoba yang digelar di aula Ditres Narkoba Polda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang, Rabu (16/5/2018).

Eddi merupakan salah satu tersangka kasus narkoba yang sengaja dihadirkan dalam giat pemusnahan narkoba. Eddi ditangkap petugas bersama istrinya bernama Wati.

Pasangan suami istri (Pasutri) ini dibekuk petugas di kawasan Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang, Kamis (12/4/2018) pukul 13.00WIB. Dari penggeledahan petugas, didapatkan barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 100 butir.

Proses pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi yang dimusnahkan dengan cara diblender  di aula Ditres Narkoba Polda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang, Rabu (16/5/2018).
Proses pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi yang dimusnahkan dengan cara diblender di aula Ditres Narkoba Polda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4 Palembang, Rabu (16/5/2018). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

"Aku hanya disuruh orang antar barang itu ke Jakabaring. Aku tahu itu ekstasi yang dibungkus tisu. Rencananya memang aku mau diupah, tapi belum dikasih. Aku tidak kenal sama orang itu," ujar Eddi.

Baca: (FOTO) PENGAMANAN POLDA SUMSEL DIPERKETAT

Terkait Wati, istrinya yang ikut diamankan petugas, Eddi membantah bahwa istrinya terlibat. Ketika akan mengantar narkoba itu, memang istrinya diajak dan dibonceng mengendarai sepeda motor ke Jakabaring.

"Istri aku sama sekali tidak tahu, waktu itu cuma aku ajak jalan untuk antar barang itu," kilah Eddi.

Kabag Wassidk Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP H Imran Gunawan mengatakan, pasutri yang ditangkap petugas merupakan tersangka narkoba. Dari pemeriksaan petugas, keduanya memang sudah pemain lama dalam bisnis narkoba.

Baca: Video Kapolda Sumsel Introgasi Dua Terduga Teroris Asal Riau Dan Mengaku Misinya Gagal

"Dari hasil lidik, Pasutri ini pemain lama. Biasanya pembeli datang ke rumah mereka untuk ambil narkoba. Pastinya saat ini masih dalam pengembangan petugas," ujarnya.

Ditres Narkoba Polda Sumsel, kembali memusnahkan narkoba hasil tangkapan satu bulan terakhir.

Narkoba yang dimusnahkan yakni narkoba jenis sabu-sabu seberat 173,53 gram dan 1.221 butir ekstasi warna hijau. Narkoba dimusnahkan dengan cara diblender yan dicampur cairan deterjen.

Pemusnahan dipimpin langsung Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo dan juga dihadiri pihak Kejati Sumsel.

Baca: Peringati May Day di Palembang, Kapolda Sumsel Lantang Teriak Hidup Buruh, Hidup Buruh

Selain membekuk pasutri Eddi dan Wati, sebulan terakhir petugas juga membekuk empat tersangka narkoba lainnya.

Diantaranya tersangka Imam dengan barang bukti 100 butir ekstasi, tersangka Agus alias Jawo dengan barang bukti 1.080 butir ekstasi, tersangka Sumarno dengan barang bukti sabu-sabu 97,62 gram, dan tersangka Syafran dengan barang bukti sabu-sabu 97,50 gram.

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help