Berita Musi Banyuasin

Disperindag Muba Sidak Pasar Tradisional, Mie Asal Palembang Ditemukan Berformalin

Menjelang bulan suci ramadhan setiap tahunnya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Muba melakukan inspeksi mendadak

Disperindag Muba Sidak Pasar Tradisional, Mie Asal Palembang Ditemukan Berformalin
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Tim terpadu pada saat melakukan sidak makanan dan minuman di sejumlah pasar di Sekayu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Menjelang bulan suci Ramadan setiap tahunnya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Muba melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional.

Pada sidak tersebut menyasar sejumlah makanan dan minuman yang dijual apakah mengandung bahan berbahaya maupun kedaluawarsa.

Sidak yang dilakukan tersebut bersama tim terapadu yang dipimpin langsung oleh Kepala Disperindag, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Pertanian (DTPHP), Kapolres Muba, Satpol PP, Dinkes dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP). 

Baca:

Heboh Ditemukan Surat di Pakaian Terduga Teroris Penyerang Mapolda Riau, Isi Pesannya Mengerikan!

Meski Dilanggar, Aturan Pemasangan APK di Kota Pagaralam Banci Karena Tak Ada Sanksi

Pada sidak yang dilakukan dengan sasaran makanan dan minuman berhasil ditemukan makanan yakni mie yang mengandung formalin berasal dari Kota Palembang.

Sedangkan tahu yang selama ini dikenal dengan adanya formalin tidak diketahui maupun makanan dan minuman yang kedaluwarsa.

“Pada sidak yang kita lakukan hari ini kita hanya menumukan mie yang mengandung formalin, mie tersebut diambil oleh tim Dinkes dan dicek secara langsung dengan disaksikan langsung oleh Kapolres,” kata Kepala Disperindag H Zainal ST MT, Rabu (16/5/18).

Lanjutnya, sidak yang dilaksanakan hari ini menindaklanjuti surat dari Pemerintah Provinsi, dimana pengawasan makanan dan minuman harus dilakukan menjelang hari besar.

“Hasil hari ini langsung kita laporkan kepada pihak Pemerintah Provinsi sesuai UU Konsumen bahwa kewenangan ada di provinsi," Ungkapnya.

Sementara, Yus penjual mie yang mengandung formalin mengungkapkan bahwa mie yang dijual berasal dari Kota Palembang. Pihaknya hanya membeli dan menjual mie tersebut. “Kami hanya jual saja dan tidak mengetaui kalau ada formalin,”Ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mie tersebt mengandunh formalin, dirinya memastikan tida akan menjual mie tersebut lagi. “Tidak kami jual lagi pak, untungnya juga kecil,”ungkapnya. 

Di tempat yang sama, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM mengatakan, pihaknya merupakan bagian dari Satgas Pangan, maka dari itu dengan sidak ini bisa mengetahui harga sembako, daging, ayam dan makanan yang mengandung bahan kimia. 

"Tadi kita melihat ada temuan mie yang mengandung formalin, untuk saksinya kita laporkan ke satgas pangan. yang jelas paling kita peringatkan melalui lisan untuk tidak dijual serta kita sita,"tegasnya. (*)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help