Penerimaan CPNS

BP2TD Palembang Menerima 120 Orang Calon Taruna Jika Lolos Diajukan Jadi CPNS

Dari permintaan tersebut KemenPANRB memberikan kuota CPNS sebanyak 2676 yang tersebar bagi Balai Pendidikan

BP2TD Palembang Menerima 120 Orang Calon Taruna  Jika Lolos Diajukan Jadi CPNS
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Seleksi penerimaan CPNS di BKN Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kementerian Perhubungan mengajukan permohonan penerimaan CPNS ke Kemenpan RB,  hal ini seiring banyak dibutuhkannya SDM di transportasi darat. 

Dari permintaan tersebut
KemenPANRB memberikan kuota CPNS sebanyak 2676 yang tersebar bagi Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Palembang dari jumlah tersebut,  mendapat kouta sebesar 120 orang. 

"Jumlah itu   merupakan penerimaan terbesar sepanjang sejarah, " kata Kepala BP2TD, Edi Santosa saat memantau seleksi di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang.

Menurut dia,  jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 590 orang. 
Dari 120 peserta yang nantinya dinyatakan lolos seleksi, namun mereka tidak akan langsung diangkat menjadi CPNS.

Melainkan   harus mengikuti proses  perkuliahan selama 3-4 tahun.

Setelah nantinya dinyatakan  lulus, barulah akan diajukan menjadi CPNS.

"Kuliahnya nanti di prodi ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan). Nah setelah tamat pasti ditempatkan kerja sebagai PNS, "katanya. 

Dalam tahap penyeleksian ini peserta akan mengikuti  rangkaian dalam seleksi untuk pembibitan calon taruna kementrian‎ perhubungan ini, diantaranya tes kemampuan dasar, tes potensi akademik, kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara.‎

" Selama dua hari ini dari 15-16 Mei ini, kita laksanakan tes kemampuan dasar ya melalui sistem CAT, dengan lulus disini, rangkaian tes lainnya mengikuti, karena mereka ini akan tinggal di asrama, sehingga kemampuan fisiknya diutamakan," jelasnya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help