Mayat Orang Yang Tewas Bunuh Diri Perlukah Disolatkan? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Rasulullah bertindak demikian sebagai teguran bagi orang yang bunuh diri, bahwa tindakan tersebut dibenci oleh Allah dan Rasulnya.

Mayat Orang Yang Tewas Bunuh Diri Perlukah Disolatkan? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Ilustrasi orang yang melakukan bunuh diri 

SRIPOKU.COM -- Pemberitaan kasus bom bunuh diri beberapa hari ini memenuhi berbagai media baik media elektronik maupun media sosial.

Kasus bom bunuh kali ini lebih menghebohkan dan lebih memprihatinkan dikarenakan para pelaku melibatkan anak-anak.

Para pelaku ada yang tewas ditempat bahkan pelaku yang tewas merupakan satu keluarga.

Baca: InsyaAllah Kamis 17 Mei Jatuh 1 Ramadan, Mari Sambut Dengan Melakukan Persiapan Penting ini

Baca: Diajak Netizen Taaruf, Jawaban Pevita Pearce Bikin Heboh, Ini Yang Ia Minta, Bisakah?

Baca: Nia Ramadhani Ditanya Jessica Iskandar Tips Mendapatkan Suami Seperti Ardie Bakrie, Ini Jawabannya

Ilustrasi bom bunuh diri
Ilustrasi bom bunuh diri ()

Lalu bagaimanakan cara memperlakukan para pelaku yang tewas bunuh diri tersebut menurut Islam?

Ada sebagian orang menganggap bahwa orang yang meninggal dengan cara yang tidak wajar seperti meninggal dikarenakan bunuh diri, rohnya termasuk mati sesat dan tak perlu disolatkan?

Baca: Ini Jenis Bahan Peledak Yang Digunakan Pelaku Bom Bunuh Diri, Sama Dengan Yang Digunakan ISIS

Baca: Begini Azab yang Akan Diterima Bagi Orang Yang Melakukan Bunuh Diri, Mengerikan

Ustaz Abdul Somad, Lc., MA. juga dalam dakwanya pernah mendapatkan pertanyaan serupa.

Ia pun memberikan penjelasan mengenai orang yang meninggal dengan tidak wajar seperti bunuh diri.

bunuh diri3
Ilustrasi

Ustad Abdul Somad, Lc., MA. mengatakan bahwa orang yang meninggal karena bunuh diri tetap disolatkan.

Adapun dalinya yakni pada saat nabi mendatangi orang yang meninggal karena bunuh diri, Rasulullah membiarkan sahabatnya menyolatkannya tapi Rasulullah SAW tak mau menyolatkannya.

Rasulullah SAW tak mau menyolatkan bukan berarti Beliau mengharamkannya, seandainya diharamkan, pasti Rasulullah melarangnya.

Rasulullah bertindak demikian sebagai teguran bagi orang yang bunuh diri, bahwa tindakan tersebut merupakan salah satu yang dibenci oleh Allah dan Rasulnya.

Ustaz Abdul Somad
Ustad Abdul Somad, Lc., MA.

Adapun tetap disholatkan disini mempunyai pengecualian yaitu kecuali orang yang bunuh diri tersebut sebelumnya ia adalah murtad.

Seperti ia menyatakan tak percaya bahwa Tuhan itu ada lalu ia meninggal dunia, maka orang seperti ini meninggalnya tak perlu disolatkan karena ia sudah murtad sebelum ia bunuh diri.

Dalam islam bunuh diri mutlak sangat dilarang karena termasuk dosa besar, karenanya Rasulullah tak mau menyolatkan orang yang mati dikarenakan bunuh diri. (sripoku.com/herwis)

Penulis: ewis herwis
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help