Bom Bunuh Diri di Surabaya

DPW NasDem Sumsel Ajak Waspadai Teroris, Sampaikan 5 Pernyataan Sikap Aksi Radikalisme

etua DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM menyampaikan 5 pernyataan sikap politik Partai

DPW NasDem Sumsel Ajak Waspadai Teroris, Sampaikan 5 Pernyataan Sikap Aksi Radikalisme
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM memimpin apel di Halaman Kantor NasDem Sumsel, Senin (13/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM menyampaikan 5 pernyataan sikap politik Partai NasDem terkait aksi teroris dan radikalisme yang terjadi di Surabaya.

"Ada perintah Ketua Umum DPP Partai NasDem Bapak Surya Paloh untuk seluruh kader waspada terhadap aksi teroris dan radikalisme yang terjadi.

Waspada dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masing-masing. Lihat kiri kanan dalam lingkungan ada penduduk baru. Palembang khususnya Sumsel jangan sampai Asian Games terganggu.

Kita juga siaga ada 120 baret gerak cepat Garda Pemuda," ungkap Syahrial Oesman usai memimpin apel di Halaman Kantor NasDem Sumsel, Senin (13/5/2018).

Baca: Ternyata Kita Bisa Kenali Ciri-ciri Pelaku Bom Bunuh Diri, Begini Caranya!

Pernyataan mantan Gubernur Sumsel ini pada gelaran apel diawali dengan mengheningkan cipta diiringi lagu gugur bunga.

"Barusan pukul 08.50 ini bom lagi di Mapolrestabes Surabaya. Hal ini membuktikan begitu nekatnya terorisme. Untuk itu kita harus waspada," kata Syahrial.

Baca: Usai Ledakan Di Polrestabes Surabaya, 3 Jalan Segera Ditutup

Adapun kelima pernyataan sikap politik Partai Nasdem yakni:

1.NasDem mengutuk segala bentuk terorisme maupun setiap aksi radikalisme yang merusak kerukunan, persaudaraan dan kekeluargaan di antara komponen bangsa khususnya antar umat beragama di Indonesia dan mengajak segenap rakyat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat di seluruh nusantara agar tidak takut dan berani melawan, mencegah serta menggagalkan Aksi Terorisme dan Radikalisme dalam bentuk apapun juga.

2.NasDem menolak segala bentuk Aksi Terorismen dan Radikalisme sebagai suatu tindakan yang secara nyata maupun prinsip bertentangan dengan ideologi Pancasila yang adalah filosopi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, bertentangan dengan nilai keagamaan dan budaya bangsa, dan bertentangan dengan hak azazi manusia yang dijunjung bersama sebagai komitmen kemanusiaan universal.

Baca: Densus 88 Tembak Satu Terduga Teroris Dalam Rumahnya di Puri Maharani Sidoarjo, Ini Ciri-Cirinya

3. NasDem berada di garis depan mendukung pemerintah, khususnya aparat Polri, TNl, lntelejen Negara dan BNPT, bertindak sigap, cepat dan tegas dalam mencegah serta memberantas aksi Terorisme dan Radikalisme, untuk menjamin kehadiran negara dalam melindungi bangsa dan segenap bangsa Indonesia.

4. NasDem mengutuk tindakan keji, aksi Brutal dan Teror; baik di Mako Brimob maupun terhadap umat beragama yang sedang melakukan ibadah hari minggu di tiga gereja di Surabaya, yang mengakibatkan korban luka dan korban jiwa, baik aparat negara maupun masyarakat sipil dan anak-anak.

Baca: Heboh Teror Bom di Gereja Santa Anna Duren Sawit, Polisi Pastikan Kabar Tersebut Hoax

Serta mengajak segenap Masyarakat untuk berdoa semoga korban luka segera sembuh dan para korban yang meninggal dunia mendapat tempat yang terbaik disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keihklasan.

5.NasDem mendukung Presiden untuk mengambil kebijakan strategis, melakukan Restrukturisasi dan Reorganisasi Fundamental atas lembaga terkait, untuk memastikan usaha Pencegahan dan Pemberantasan aksi Terorisme dan Radikalisme dapat dilakukan secara Efektif. 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help