Bom Bunuh Diri di Surabaya

Bom Bunuh Diri - Fakta Jaringan Ansharut Daulah (JAD), Sistem Kerja hingga Cara Berkomunikasi 

Dita adalah Ketua JAD (Jaringan Ansarut Daulah) Surabaya. Jaringan ini kaitannya dengan JAT (Jaringan Ansarut Tauhid) terkait dengan ISIS

Bom Bunuh Diri - Fakta Jaringan Ansharut Daulah (JAD), Sistem Kerja hingga Cara Berkomunikasi 
kolasesripoku.com

Dilansir Sripoku.com dari keterangan pers Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, pasca rusuh di Mako Brimob sel-sel teroris kembali bangkit di Indonesia. 

Hal itu terlihat jelas, ketika hari ini 3 gereja di Surabaya menjadi sasaran teroris sampai saat ini menyebabkan 13 orang tewas 45 orang terluka menjadi korban bom bunuh diri. 

Baca:

Merinding! Ternyata Ini Cara Puji Kuswati Rayu 4 Anaknya Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, Pantes Tergiur

Ini 6 Fakta Gereja Dibom di Surabaya, Kronologi, Barang Bukti Hingga Sosok Misterius Datangi Pelaku

Irjen Setyo Warsito mengatakan, usai kerusuhan di Rutan Mako Brimob, sejumlah terduga teroris ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

Di kawasan Cianjur, tim Densus 88 AT menembak mati 4 terduga teroris.

Keempat pelaku disergap di kawasan Terminal Pasirhay, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Minggu (13/5) dini hari tadi.

Para terduga teroris disergap di dalam mobil Honda Brio bernopol F-1614-UZ.

Pergerakan mereka sudah diikuti tim Densus sejak dari Sukabumi, Jawa Barat.

Sesampainya di Terminal Pasirhayam mereka mencoba melawan petugas dengan senjata api, sehingga dilakukan tindakan tegas.

Mengungkap Dalang Teror Mako Brimob dan Bom Surabaya

Siapa yang bertanggung jawab dengan semua aksi sadir pekan ini, mulai dari Mako Brimob hingga bom bunuh diri di 3 gereja hari ini, Minggu (13/5/2018).

Halaman
1234
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help