Berita OKU Selatan

Warga OKU Selatan Ikut Belasungkawa atas Meninggalnya 6 Anggota Polri

Warga masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan turut berduka cita atas gugurnya 6 anggota Polri.

Warga OKU Selatan Ikut Belasungkawa atas Meninggalnya 6 Anggota Polri
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Warga OKU Selatan membubuhkan tanda tangan di Baliho bergambar anggota polisi yang tewas di Mako Brimob 

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Warga masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan turut berduka cita atas gugurnya 6 anggota Polri dalam aksi terorisme di Mako Brimob Depok beberapa hari yang lalu, Minggu (13/5/2018)

Baleho ucapan bela sungkawa berikut 6 gambar anggota Polri yang gugur dalam insiden di Mako Brimob dipenuhi tanda tangan warga sebagai wujud bela sungkawa.

Salah seorang warga Fitri, yang dibincangi Sripoku.com, yang turut berbela sungkawa atas tewas 6 anggota Polri.

"Hari ini saya kembali mendengar berita terkait dugaan aksi terorisme terhadap pengeboman di Surabaya, saya selaku masyarakat turut berduka atas 6 anggota korban di mako brimob"kata Sri salah seorang warga masyarakat di kota Muaradua.

Kemudian warga lainnya Sinta Heliza, yang mendukung penuh upaya untuk pemberantasan terorisme yang menuliskan di papan ucapan bela sungkawa "tidak ada tempat untuk teroris", tulisnya.

Sementara itu Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, melalui Kasat Intel Iptu Dwi Angga Cesario PP, SIK, MSi, mengatakan pemasangan baleho sebagai bentuk bela sungkawa terhadap anggota Polri yang gugur.

"Pemasangan baleho sebagai bentuk Bela sungkawa terhadap 6 anggota Polri yang gugur di Mako brimob,"kata Kasat Intel.

Dikatakannya Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memasang sejumlah papan baleho ucapan bela sungkawa di sejumlah daerah di Kota Muaradua seperti simpang Pemkab, alun-alun kota, gedung kesenian dan terminal kota dan di sepuluh kantor Polsek di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help