SFC Update

4 Fakta Rekor Buruk Berakhir saat Sriwijaya FC Bekuk Bhayangkara 2-1

Vizcarra dkk butuh 4 menit untuk mencetak gol dan meraih kemenangan keduanya di kandang sendiri GSJ Jakabaring.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam pertandingan lanjutan Liga I Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (12/5/2015) sore.

Setidaknya, ada tiga moment dan rekor buruk yang diakhiri Laskar Wong Kito dalam laga yang sangat berat dan penuh dengan benturan-benturan sepanjang pertandingan.

Seperti diketahui, gol pertama dicetak oleh Esteban Vizcarra di menit ke-84. Angka tersebut ditambahkan oleh Patrcih Wanggai dua menit kemudian.

Sayang, di menit ke-88 Bhayangkara FC berhasil mempertipis kekalahan melalui titik penalti, yang dieksekusi oleh Paulo Sergio.

Dalam pertandingan ini, Sriwijaya FC mendapatkan 3 moment dan fakta sebagai berikut:

1. Sriwijaya FC mampu mematahkan rekor Bhayangkara FC yang selalu merebut kemenangan dalam dua musim terakhir, di mana Bhayangkara menang dengan skor 4-1 di musim 2016 dan menang 2-1 di muism 2017. Namun dipatahkan SFC di musim dengan skor 2-1.

2. Sriwijaya FC yang sudah menjalani 7 kali pertandingan, mengalami peceklik kemenangan di dua laga kandang terakhir, di mana mereka ditahan imbang Persipura 2-2 dan PSM Makassar 0-0. Hal ini tidak pernah terjadi dan dialami Sriwijaya FC dan rekor buruk di akhiri dalam laga lawan Bhayangkara.

3. Pelatih Rahmad Darmawan sepanjang karirnya bersama Sriwijaya FC tidak pernah dua kali bermain imbang berturut-urut di Jakabaring dan baru musim ini RD mengalaminya dan mampu pula mengakhirinya dengan kemenangan 2-1 meski harus dilewati sepanjang 80 menit lebih baru menceta gol.

4. Patrich Wanggai mengakhiri puasa golnya dalam pertandingan, sebuah capai yang luar biasa baginya yang mulai kehilangan sentuhan saat menjalani awal musim dengan sulit, namun dia mencetak gol kedua dan bahkan menentukan kemenangan Sriwijaya FC, karena Bhayangkara sempat mencetak 1 gol balasan lewat titik penalti.

Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengaku, dari awal ia telah mengintruksikan kepada anak asuhnya agar tampil sengit di babak awal.

Sebab, menurutnya, Bhayangkara FC memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh klub lain di Liga 1 2018.

“Jadi kita menggunakan pressing lebih keras karena mereka berbeda, mereka melakukan serangan terpusat dari tengah jadi kita melakukan penetrasi kepada mereka lebih dalam. Di babak pertama tidak banyak peluang. tapi ada dua peluang yang gagal karena kurang ke tengah,” ujarnya usai pertandingan.

Dalam pertandingan ini, kedua tim bermain seru, bahkan Sriwijaya FC membutuhkan waktu 84 menit untuk menundukkan perlawanan alot Bhayangkara.

Vizcarra dkk butuh 4 menit untuk mencetak gol dan meraih kemenangan keduanya di kandang sendiri GSJ Jakabaring.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help