Update SFC

Dzumafo dan Beto, Singa Tua yang Menjadi Senjata Rahasia Bhayangkara FC vs Sriwijaya FC

Dzumafo khususnya sangat menarik untuk diulas, dia pemain yang sudah berusia 38 tahun dan memang tidak muda lagi.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Liga I Indonesia musim ini memang berbeda dan spesial, karena bemunculan pemain-pemain tua tetapi memiliki kualitas seperti pemain muda, menjadi andalan klub.

Sebut saja Alberto Goncalves, Dzumafo Herman Effandi, dan pemain lokal seperti Boaz Salossa.

Mereka adalah pemain-pemain tua tetapi masih memilki kualitas setara pemain muda. Nama ini menghias skuat klub masing-masng dalam setiap pertandingan.

Khususnya Beto dan Dzumafo akan saling unjuk kualitas jelang pertandingan Sriwijaya FC versus Bhayangkara di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (12/5/2018) pukul 16.00 WIB.

Dzumafo khususnya sangat menarik untuk diulas, dia pemain yang sudah berusia 38 tahun dan memang tidak muda lagi.

Bahkan ketika Pelatih Rahmad Darmawan mendatangkan ke Jakabaring awal musim lalu, kritik keras mengalir.

Dia dianggap sudah terlalu tua untuk main di skuat Laskar Wong Kito.

Tetapi RD tak bergeming ketika itu, dia menganggap Dzumafo memang sudah umur, namun dia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pemain lain yakni, postur dan tipikal target striker yang tidak ada pada pemain lain.

Meski sudah umur, RD menilai Dzumafo mampu menjaga performa dan bermain sangat baik di musim lalu terbukti dengan gol yang diperoleh ketika memperkuat PSPS Pekanbaru tim Divisi II.

Meski RD membela, Dzumafo tetap terpengaruh dengan kritik suporter dan sehingga di memilih mengalah dan pergi dari Palembang untuk memperkuat Bhayangkara FC hingga kini.

Halaman
12
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help