Pasir di Venue Voli Pantai JSC Palembang Didatangkan Langsung dari Pulau Bangka

Progress Pengerjaan Venue Voli Pantai Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sudah memasuki tahap lebih dari 70,2 persen

Pasir di Venue Voli Pantai JSC Palembang Didatangkan Langsung dari Pulau Bangka
SRIPOKU.COM/RESHA
Suasana pembangunan tribun penonton Venue Voli Pantai yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Progress Pengerjaan Venue Voli Pantai Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sudah memasuki tahap lebih dari 70,2 persen, Kamis (10/5/2018). Pengerjaannya saat ini tinggal bagian tribun penonton.

Venue yang akan dipakai untuk gelaran Asian Games 2018 Agustus mendatang itu memiliki ciri khas unik, karena adanya pasir menyerupai pantai. Apalagi venue tersebut terletak di pinggir pantai, sehingga benar-benar seperti bermain voli di pinggir pantai.

Luas total keseluruhan bangunan Venue tersebut berkisar 3.000 m2. Untuk menutupi permukaan lapangan dengan pasir pantai itu, dibagi menjadi 8 segmen. Dimana per segmen bisa menghabiskan kurang lebih 700 kubik pasir.

Suasana pembangunan tribun penonton Venue Voli Pantai yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.
Suasana pembangunan tribun penonton Venue Voli Pantai yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. (SRIPOKU.COM/RESHA)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Venue Voli Pantai JSC Eki Arsitra, pasir yang digunakan didatangkan langsung dari Pulau Bangka tepatnya dari daerah Bangka Selatan. Pasir tersebut tidak boleh sembarangan, sebab jika asal-asalan maka akan mencederai atlet yang akan bertarung nanti.

“Kita memang tidak menguasai bagian itu (Pasir). Tapi tidak boleh sembarangan, sebab bisa mencederai atlet, dan itu sudah ditetapkan standarnya,” ujarnya, Kamis (10/5/2018).

Bahkan saat tinjauan delegasi Olympic Council of Asia (OCA) beberapa waktu lalu, lembaga tertinggi di Asia yang menaungi Asian Games 2018 itu telah menginstruksikan untuk mengambil sample pasir tersebut untuk diuji tekstur dan kekasaran partikel pasir di laboratorium. Hasilnya pun, diakuinya positif.

Tinggal lagi, saat ini pihaknya tengah fokus mengerjakan tribun untuk penonton. Tribun tersebut mencakup tribun VVIP untuk tamu kenegaraan dan Presiden Voli Pantai, Tribun VIP hingga penonton yang memiliki kebutuhan khusus alias difabel.

Pria yang akrab disapa Eki ini menuturkan, sebelum Desember lalu Venue Voli Pantai ini sudah rampung 100 persen. Bahkan tes event untuk menguji kesiapan tersebut sudah digelar. Namun pada saat itu, tribun penonton masih memakai tribun temporer alias sementara.

“Pak Gubernur mengajukan kepada Kementrian PU, untuk membangun tribun penonton. Dan disetujui, melalui Kemenpora untuk pembangunan tersebut,” ungkapnya.

Pembangunan yang dimulai Desember 2017 itu pun ditarget selesai sesudah lebaran, alias pertengahan Juni. Namun dalam pengerjaan, lagi-lagi masalah cuaca menjadi kendala dalam pembangunan tersebut.

“Tentunya itu tidak boleh jadi alasan. Tapi karena pengerjaan bangunan ini berkaitan dengan pengerjaan resiko tinggi seperti ada pengelasan dan lain-lain, dan ini jadi hambatan. Solusinya kita kerja maksimal saat cuaca memungkinkan, menambah waktu pengerjaan serta menerapkan shift kerja,” jelasnya.

Baca: Satpam JSC dan Pengurus Venue Voli Pantai Tabrakan Adu Kambing

Baca: Pada Laga Perdana Tim Voli Pantai Putri Indonesia 2 Kalahkan Hong Kong

Baca: Atlet Voli Pantai Singapura: Palembang Karen. Jakabaring Sport City Amazing!

Baca: Beto-Hilton Rebutan Foto Bareng Atlet Voli Pantai Asal Jepang

Baca: Gagal Raih Emas, Atlet Voli Pantai Indonesia Akui Kalah Karena Hal Ini di Jakabaring

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help