Berita Palembang

Dua Tersangka Narkoba Jaringan Internasional Ditembak Mati, Dikendalikan Napi di Lapas Sumsel

Namun dari pemeriksaan sementara, kerja jaringan narkoba ini sangat teroganisir dan dikendalikan oleh seorang narapidana (napi) di dalam lapas

Dua Tersangka Narkoba Jaringan Internasional Ditembak Mati, Dikendalikan Napi di Lapas Sumsel
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Panjaitan yang menunjukan barang bukti narkoba dan dua jasad bandar narkoba ketika rilis Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu (9/52018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sempat dikepung dan diminta untuk menyerah, dua kurir sekaligus bandar narkoba asal Aceh tetap kekeh berusaha kabur melarikan diri. Namun kedua bandar ini terpaksa ditembak dan akhirnya tewas dengan kondisi luka tembak pada bagian punggung.

Kedua bandar narkoba ini tewas ditembak tim Jaguar Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumsel, pada saat penangkapan di kawasan dekat Pelabuhan Tanjung Api Api (TAA) Banyuasin, Rabu (9/5/2018) pukul 04.00 WIB

Kedua bandar narkoba ini ditembak, lantaran kabur sesaat turun dari speedboat di tepi sungai. Ketika itu keduanya mengetahui keberadaan petugas dan langsung memilih kabur meningalakan speedboat.

Barang bukti yang didapatkan yakni narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tiga kilogram yang dibungkus dalam tiga kemasan bungkus permen, dan narkoba jenis ekstasi sebanyak 5.000 butir warna hijau muda yang dibungkus dalam lima bungkus kemasan makanan kacang mete.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Panjaitan yang menunjukan barang bukti narkoba dan dua jasad bandar narkoba ketika rilis Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu (9/52018).
Kepala BNNP Sumsel Brigjen Jhon Panjaitan yang menunjukan barang bukti narkoba dan dua jasad bandar narkoba ketika rilis Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu (9/52018). (SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA)

"Dua tersangka ini terpaksa ditembak karena kabur dan hendak melawan petugas. Dari identitasnya, kedua tersangka tercatat sebagai warga Aceh," ujar Brigjen Pol Jhon Panjaitan, Kepala BNNP Sumsel, ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Rabu kemarin (9/5/2018).

Selain menembak kedua tersangka hingga tewas, petugas BNNP Sumsel gabungan dengan petugas Bea Cukai juga membekuk dua warga Palembang berinisial S dan F yang sedang menunggu kedatangan kedua tersangka. Kini S dan F masih menjalani pemeriksaan petugas BNNP Sumsel.

Terkait siapa pemilik narkoba dan untuk diedarkan kemana, Jhon mengatakan, untuk pemiliknya hingga kini masih dilakukan pengembangan petugas. Namun pastinya narkoba hendak diedarkan untuk wilayah Sumsel.

Namun dari pemeriksaan sementara, kerja jaringan narkoba ini sangat teroganisir dan dikendalikan oleh seorang narapidana (napi) di dalam lapas (Lembaga Pemasyarakatan) yang ada di wilayah Sumsel.

"Jaringan ini diduga dikendalikan oleh seorang napi lapas berinisial O. Kita belum ketahui lapasnya dan pastinya lapasnya di Sumsel yang kini masih dalam penyelidikan. Narkoba berasal dari Malaysia yang masuk ke ke Indonesia ke Batam melalui jalur udara dan kemudian dibawa ke Sumsel melalui jalur laut," ujar Jhon.

Sementara itu Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Palembang Januri menambahkan, pihaknya terus ikut membantu petugas dalam memberantas peredaran narkoba di Sumsel. Terutama narkoba yang masuk dari luar daerah.

Halaman
12
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved