Berita OKU Timur

Diintai Selama 1 Tahun, Perampok Sadis di OKUT Ini Beruntung Hanya Diberikan Tembakan di kaki

Meski pelaku Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) atau di OKU Timur lebih dikenal dengan sebutan grandong yang melancarkan

Diintai Selama 1 Tahun, Perampok Sadis di OKUT Ini Beruntung Hanya Diberikan Tembakan di kaki
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Pelaku perampokan yang nyaris menewaskan korbannya dilumpuhkan polisi karena memberikan perlawanan ketika akan ditangkap. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Meski pelaku Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) atau di OKU Timur lebih dikenal dengan sebutan grandong yang melancarkan aksinya dengan sadis dan membahayakan nyawa korbannya, namun Polisi tetap memberikan pengampunan dengan hanya menembak kaki pelaku ketika akan ditangkap karena memberikan perlawanan.

Pelaku diketahui bernama Juanda alias Wanda (31) warga Desa Negeripakuan, Kecamatan BP Peliung yang beraksi bersama rekannya yang masih buron.

Kedua pelaku nyaris membunuh korbannya ketika merampok sepeda motor milik Deska (22) Warga Desa Pemetung Basuki, Kecamatan BP Peliung.

Kedua pelaku melakukan perampokan dengan modus memepet korbannya, mencabut kunci motor, dan menendang sepeda motor yang sedang berjalan hingga menyebabkan korbannya nyaris tewas karena benturan saat terjatuh.

Informasi dihimpun, perampokan yang dilakukan oleh kedua pelaku terjadi pada Rabu (5/7/2018) lalu sekira pukul 15.30 WIB di ruas Jalan Umum Desa Pemetung Basuki.

Saat itu, Deska mengendarai sepeda motor Honda Revo Absholut warna hitam dengan nomor polisi BG 2681 YA. Dari arah belakang Juanda dan rekannya mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna Putih yang langsung memepet korban serta mencabut kontak motor dan menendang sepeda motor korban hingga korban terjatuh.

Tidak berhenti sampai korban terjatuh, kedua pelaku juga mengeluarkan senjata api dan mengancam korban yang sudah ketakutan agar tidak melawan dan akan menembak serta membunuh korbannya jika berteriak.

Namun karena korban mengenal pelaku Juanda, korban kemudian melaporkan perampokan tersebut kepada polisi yang langsung ditindaklanjuti polisi dengan mengintai pelaku.

Setelah mengetahui pelaku sudah kembali ke desanya, Polisi langsung melakukan pengejaran Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pelaku yang saat itu baru kembali dari orgen tunggal di rumahnya langsung digerebek.
Namun karena pelaku memberikan perlawanan, polisi terpaksa melumpuhkan kedua kaki pelaku dengan peluru panas.

"Pelaku sudah kita intai selama satu tahun, setelah mendapat informasi polisi langsung melakukan penangkapan. Namun karena tersangka melawan kita terpaksa melumpuhkan pelaku," katanya.

Baca: Warga Martapura OKUT Ini Nekat Mencuri dengan Merusak Pintu Belakang Hanya untuk Mengambil Benda Ini

Baca: Buron Hampir 3 Tahun, Melihat Polisi Warga OKUT Ini Loncat dari Sepeda Motor & Tewas Diperjalanan

Baca: Fraksi Hanura OKUT Soroti Masyarakat Pesisir Komering. Ini Alasannya!

Baca: Dukung Asian Games 2018 dan Kembalikan Kedaulatan Pangan, OKUT Gelar Festival Patung Jerami

Baca: Siswi Kelas 6 di OKUT Ini Mengaku Hamil. Ibunya Syok Saat Diberitahu Sosok Pria yang Menghamilinya

Penulis: Evan Hendra
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help