Pemilihan Bupati Empatlawang

Debat Publik Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Empatlawang Diselenggarakan di Palembang

Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Empatlawang akan diselenggarakan di Kota Palembang tanggal 13 Mei 2018.

Debat Publik Kandidat Bupati dan Wakil Bupati Empatlawang Diselenggarakan di Palembang
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Rapat koordinasi persiapan debat kandidat di kantor KPU Empatlawang, Kamis (10/5/2018) 

Laporan wartawan srippoku.com, Awijaya

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG - Pelaksanaan debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Empatlawang akan diselenggarakan di Kota Palembang tanggal 13 Mei 2018 mendatang.

Kapolres Empatlawang AKBP Agus Setyawan mengatakan, Polda Sumsel akan mengerahkan 500 Personil juga dari Polres Empatlawang menurunkan 30 Personil

" Jadi pengamanan dimuka pintu masuk itu kami perketat," kata Agus saat rapat koordinasi teknis pelaksanaan debat di kantor KPU Empatlawang, Kamis (10/5/2018).

Dijelaskan juga undangan dari masing-masing tim pasangan calon yang menghadiri turut dibatasi jumlahnya.

" kita sedang mempersiapkan tuan rumah Asian Games, jangan sampai ada hal yang tidak dinginkan, karena akan menjadi topik nasional. Jadi lebih baik menonton di rumah dan tidak harus datang ke Palembang," ujarnya.

Agus menyarankan debat kandidat memanfaatkan penyampaian visi dan misi dan tidak menyerang pribadi karena imbasnya akan berkepanjangan setelah debat berakhir.

" Tunjukan Empatlawang itu aman. Tinggalkan pengalaman yang lama, karena kita sadari setelah tiga kali pengalaman Pilkada semua massa paslon panatik. Jadi pengerahan masa tidak ada gunanya saat debat nanti," ucapnya.

Ketua KPU Empatlawang Mobius Alahzan menyampaikan pihaknya sudah melakukan koordinasi ke Polda Sumsel dan siap menyelanggarakan debat kandidat.

Namun peserta pendukung dibatasi setiap paslon hanya 20 orang, dengan tidak membawa atribut kecuali baju yang melakat di badan.

" Begitu juga dalam debat, paslon hanya menyampaikan visi dan misi tidak boleh menyerang pisik," jelas Mobius.

Untuk sosialisasi ke media, Mobius mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan TVRI, sehingga masyarakat bisa akses striming saja bukan siaran langsung ia beralasan karena dana tidak cukup siaran langsung.

Sedangkan untuk fanelis dari Universitas Sriwijaya dan Muhamaddiyah. (cr27)

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help