Berita Palembang

WP PBB Mengalami Peningkatan. Kecamatan Sukarami Terbanyak Kecamatan IT III Terbesar Nilainya.

WP terbanyak berada di wilayah Kecamatan Sukarami dengan angka 40.347 WP dengan ketetapan PBB 2018 sebesar Rp 10.203.072.551.

WP  PBB Mengalami Peningkatan. Kecamatan Sukarami Terbanyak Kecamatan IT III Terbesar Nilainya.
ist
Wajib Pajak PBB 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Seiring terus berkembangnya wilayah dan pertumbuhan penduduk memberikan dampak pada peningkatan pajak baru dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurut data yang tercatat di Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Palembang
jumlah wajib pajak (wp) PBB sebanyak 306.297, meningkat dari sebelumnya akhir Desember 2017 sebanyak 302.375 WP.

WP terbanyak berada di wilayah Kecamatan Sukarami dengan angka 40.347 WP dengan ketetapan PBB 2018 sebesar Rp 10.203.072.551. Disusul Kecamatan Ilir Barat (IB) I sebanyak 28.049 WP.

Sementara wilayah yang paling sedikit WP berada di Kecamatan Bukit Kecil dengan angka 6.930 WP dengan ketetapan PBB 2018 sebesar Rp 4.604.004.648

Tapi perlu diketahui, meskipun WP terbanyak berada di wilayah Sukarami. Ketetapan besaran PBB terbesar berada di wilayah Ilir Timur (IT) III dengan angka sebesar Rp 36.868578.439

Kepala BPPD Kota Palembang, Shinta Raharja melalui Kepala Bidang (Kabid) PBB dan BPHTB, Hairul Anwar saat menyampaikan data pertumbuhan objek pajak baru.

"Jadi objek pajak baru PBB bertambah sebanyak 3.922. Dan ini masih akan terjadi penambahan," jelasnya,Sabtu (5/5/2018).

Hairul menerangkan, jumlah objek pajak baru PBB ini memang terus meningkat setiap tahun, karena banyak wilayah yang berkembang dan pertumbuhan penduduk. Apalagi saat ini Palembang menjadi tuan rumah Asian Games, tentu ini cukup beroengaruh.

"Saat ini Palembang terus berkembang, dan beberapa daerah baru mulai berkembang dan jumlah penduduk tentu meningkat," ungkapnya.

Hairul menambahkan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

"Kami berharap, masyarakat juga pro aktif untuk melaporkan Op baru diwilayahnya masing-masing,"katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help