Ini Rencana Menpora dan Gubernur Sumsel Memanfaatkan Venue Usai Asian Games 2018

Muncul kekhawatiran dan pertanyaan mengenai bagaimana pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga itu jika Asian Games sudah selesai.

Ini Rencana Menpora dan Gubernur Sumsel Memanfaatkan Venue Usai Asian Games 2018
SRIPOKU.COM/RESHA AKASIA
Minister Counsellor for Political Affairs Mr. Park Jae-Kyung saat diwawancarai dalam kunjungannya ke Jakabaring Sport City (JSC) Palembang 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Ajang olahraga Asian Games di Indonesia akan berlangsung mulai 18 Agustus sampai 2 September 2018.

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), secara keseluruhan, ada 76 venue yang akan digunakan untuk kompetisi dan latihan, serta 14 non-venue.

Pengadaan semua fasilitas tersebut dilakukan tidak hanya untuk menghadapi Asian Games 2018, tetapi juga untuk berbagai event olahraga pada masa mendatang.

Muncul kekhawatiran dan pertanyaan mengenai bagaimana pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga itu jika Asian Games sudah selesai.

Suasana kondisi Venue Dayung yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Direncanakan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan meresmikan langsung venue yang akan dipakai untuk gelaran cabang olahraga Dayung, Kano dan Kayak itu 4 Mei mendatang.
Suasana kondisi Venue Dayung yang terletak di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Direncanakan, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan meresmikan langsung venue yang akan dipakai untuk gelaran cabang olahraga Dayung, Kano dan Kayak itu 4 Mei mendatang. (SRIPOKU.COM/RESHA)

Baca: Alex Noerdin: Sekarang Bukan Waktunya Bicara Venue, tapi Bagaimana Menciptakan Demam Asian Games

Menanggapi hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan bahwa ada sejumlah ajang olahraga internasional untuk beberapa tahun ke depan yang akan digelar di Indonesia.

“Sebagai contoh pada 2019 ada agenda olahraga hampir setiap bulan di Sumatera Selatan, seperti yang disampaikan Pak Alex Noerdin. Kemudian pada 2023 ada kejuaraan dunia bola basket, Indonesia akan jadi tuan rumah,” ujar Imam Nahrawi dalam suatu diskusi tentang persiapan Asian Games 2018, Rabu (2/5/2018) di Jakarta.

Menurut Nahrawi, pemerintah mengimbau ke semua pengurus cabang olahraga untuk membawa event apa pun, baik tingkat regional maupun internasional, agar diselenggarakan di Indonesia.

Baca: Pembangunan Venue Asian Games di Palembang dan Jakarta Telah Habiskan Dana Rp 3,7 Triliun

Tampak dalam Venue bowling di Jakabaring Palembang. Venue ini diklaim terbaik se-Asia Tenggara karena memiliki 40 line.
Tampak dalam Venue bowling di Jakabaring Palembang. Venue ini diklaim terbaik se-Asia Tenggara karena memiliki 40 line. (SRIPOKU.COM/RM RESHA AU)

Dengan demikian, sejumlah venue yang sudah dibangun itu tidak akan menganggur dan selalu bermanfaat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menuturkan, hampir setiap bulan ada event olahraga di Sumsel.

“Agenda olahraga untuk tahun 2019 di Sumsel sudah penuh. Ada kejuaraan dunia boling, kejuaraan menembak tingkat Asia Pasifik, dan kejuaraan dunia dayung,” kata Alex Noerdin dalam acara yang sama.

Konsultan air Ir Harlen Frario Azhar dan Ir Edi Wijaya didampingi Sekretaris Perusahaan PT JSC Mirza Mursalin meninjau Venue Aquatic Jakabaring Palembang, Senin (12/3/2018) siang.
Konsultan air Ir Harlen Frario Azhar dan Ir Edi Wijaya didampingi Sekretaris Perusahaan PT JSC Mirza Mursalin meninjau Venue Aquatic Jakabaring Palembang, Senin (12/3/2018) siang. (SRIPOKU.COM/RM RESHA AU)

Selain itu, dia mengungkapkan, ada politeknik olahraga yang akan jadi pusat pengembangan olahraga di Indonesia berstandar internasional.

Itu artinya, tambah Alex, fasilitas yang sudah dibangun akan selalu bisa dimanfaatkan untuk berbagai perhelatan olahraga. (Penulis : Erwin Hutapea)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Rencana Pemerintah Manfaatkan "Venue" Usai Asian Games"

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help