Berita Muaraenim

Pimpin Upacara Hardiknas di Muaraenim, Muzakir Sai Sohar Ingatkan Perbaiki Kinerja Dunia Pendidikan

Dengan peringatan Hardiknas, jadikan momentum sebagai orang tua dan masyarakat sebagai sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja

Pimpin Upacara Hardiknas di Muaraenim, Muzakir Sai Sohar Ingatkan Perbaiki Kinerja Dunia Pendidikan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Bupati Muaraenim H Muzakir Sai Sohar, memberikan hadiah dan penghargaan kepada pelajar berprestasi dan menyematkan tanda kehormatan Satya Lencana kepada PNS yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun di Pemkab Muaraenim, Rabu (2/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- Dengan peringatan Hardiknas, jadikan momentum sebagai orang tua dan masyarakat sebagai sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia.

Hal tersebut diungkap Bupati Muaraenim H Muzakir Sai Sohar ketika memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional ke-110 Tahun 2018 di Lapangan Merdeka Kota Muaraenim, Rabu (2/5/2018).

Dari pengamatan di lapangan upacara tersebut diikuti oleh pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Muararnim, TNI, Polri, dan ratusan siswa dari berbagai jenjang mulai SD hingga Perguruan Tinggi.

Menurut Muzakir yang membacakan sambutannya Menteri Pendidikan RI, meminta kepada semua pihak untuk selalu bersinergi dalam upaya menguatkan pendidikan.

Baca:

4 Kali Curi Motor di Kampung Sendiri, Oknum PNS Ini Dibekuk Anggota Polres Lahat

Bangga Difotoin Tidur Mangap, Netizen Curiga Dengan Sesuatu di Baju Dewi Sanca. Ternyata

Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat, yakni ‘Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’. Sebab peran guru, orang tua dan masyarakat harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia.

Dikatakan Muzakir, Hari Pendidikan Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan dalam dunia pendidikan.

Pendidikan juga harus menyiapkan tenaga techocraft, tenaga terampil dan kreatif yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap perubahan dunia kerja yang kian cepat.

Apalagi, saat ini, belum semua wilayah tersentuh pembangunan infrastruktur yang bisa menjadi sabuk pendidikan dan kebudayaan dalam ikatan Ke-Indonesiaan.

“Oleh karena itu, pada tahun-tahun mendatang pemerintah akan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur pada daerah terdepan, terluar, dan terlinggal (3T) agar wilayah-wilayah tersebut terintegrasi dan terkoneksi dalam layanan pendidikan dan kebudayaan,” tukas Muzakir.

Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Bupati Muaraenim juga memberikan penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana kepada tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah setia pada Pancasila dan UUD 1945 serta pengabdian kepada negara selama 10 hingga 20 tahun.(*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help