Laksanakan Sholat Nisfu, Ratusan Jamaah Padati Masjid Agung Palembang

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Kota Palembang, mereka mendatangi masjid-masjid untuk membaca surah Yasin, Sholat Tasbih,..

Laksanakan Sholat Nisfu, Ratusan Jamaah Padati Masjid Agung Palembang
SRIPOKU.COM/MG4
Suasana - Jamaah Masjid Agung Palembang yang sedang Sholat di pelataran masjid. Senin (30/4) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Malam Nisfu Syaaban bagi umat Islam berarti berebut mengejar kebajikan sebanyak mungkin sebagai latihan dan persediaan untuk memasuki bulan Ramadan. Bulan Syaban adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dari segala macam celaan dan masa untuk menerangkan hati dan jiwa.

Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Kota Palembang, mereka mendatangi masjid-masjid untuk membaca surah Yasin, Sholat Tasbih, dan Mendengarkan Tausyiah.

Karena itu, umat muslim dianjurkan melaksanakan berbagai amalan seperti puasa, shalat sunat, membaca Alquran, berzikir dan amalan-amalan lainnya.

Pantauan Sripo di lapangan, Jamaah masjid agung sangat ramai hingga sampai di pelataran masjid, mereka mengikuti kegiatan dengan sangat khusyuk dan khidmat.

Suasana - Jamaah Masjid Agung Palembang yang sedang Sholat di pelataran masjid. Senin (30/4)

Suasana - Jamaah Masjid Agung Palembang yang sedang Sholat di pelataran masjid. Senin (30/4)

(SRIPOKU.COM/MG4)

seperti yang diungkapkan oleh Ahmad, seorang warga Kenten Laut, mengatakan bahwa ia bersama keluarganya datang sebelum Maghrib tetapi masjid Agung sudah ramai oleh jamaah yang ingin sholat dan dzikir disini.

"Saya ajak istri dan anak, agar kita dapat belajar bersama apa itu nisfu syaban, kan ini bulan yang baik,"jelasnya saat diwawancarai. Senin(30/4).

Sementara itu, suasana di luar masjid agung penuh dengan parkiran kendaraan, serta anak kecil yang bermain lari-larian seakan menikmati penuh akan nisfu syaban.

seperti yang kita ketahui, mendekati bulan Ramadan, atau tepatnya ditengah bulan Syaban, umat Islam diminta memperbanyak ibadah dan salat malam dan puasa. Hal itu sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, baik dengan secara sendiri-sendiri atau berjamaah.

Sya'ban adalah bulan keberkahan. Bulan ini adalah bulan diangkatnya amalan manusia oleh Allah SWT. Jika amalan mingguan ummat muslim diangkat pada hari Kamis, maka amalan tahunan akan diangkat pada bulan Sya’ban. (mg4).

Save

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved