Berita Palembang

Tak Diberi Uang, Pria di Palembang Ini Pukuli Istri hingga Memar

Diduga tak diberi uang untuk berjudi dan membeli sabu, membuat Riya (21) warga Jallan KH. Azhari Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I

Tak Diberi Uang, Pria di Palembang Ini Pukuli Istri hingga Memar
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Ditemani orangtuanya, Riya (21), ketika melaporkan kasus KDRT yang dialaminya, Senin (30/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Diduga tak diberi uang untuk berjudi dan membeli sabu, membuat Riya (21) warga Jallan KH. Azhari Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang harus mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh Rahim (28), suamnya sendiri.

Akibat kejadian KDRT tersebut, Riya pun harus mengalami luka memar di pipi kiri dan sakit di paha kanan. Tak terima korban pun mendatangi pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (30/4/2018).

Di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Riya mengungkapkan kejadain yang dialaminya terjadi pada Minggu (29/4/2018) sekitar pukul16.00 di kediamannya.

Diketahui kejadian ini berawal saat Rahim meminta uang kepada korban untuk berjudi dan membeli sabu. Namun dikarenakan korban tak memiliki uang, ia pun tak memberikan uang kepada suami dan langsung
meninggalkan terlapor.

Baca:

Perbanyak Amalan Nisfu Syaban, Ini 7 Kelebihan Malam Nisfu Syaban. Nomor 7 Sedikit yang Tahu

Noer Ramadhan Atlet Pencak Silat Muda Dengan Segudang Prestasi Simak Aksinya

"Dia minta uang pak, tak saya kasih. lalu saya langsung keluar Pak, menagih uang kreditan di rumah tetangga, " ungkapnya.

Saat sedang menagih uang kreditan di rumah tetangganya, korban pun mendengar anaknya menangis. Kemudian korban pun pulang untuk mengendong anaknya.

Entah setan apa yang merasuki terlapor, saat korban hendak mengambil anaknya terlapor langsung memukul korban secara membabi buta dengan menggunakan tangan kosong.

"Suami memukul saya dengan menggunakan tangan kosong Pak, ke arah wajah sebelah kanan dan menendang paha saya Pak secara berulang kali," ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya laporan yang ia buat, petugas dapat memprosesnya. "Tangkap saja dia Pak, saya tidak sudah tidak sanggup untuk hidup dengannya. Bukan hanya ini saja Pak, saya mengalami KDRT akan tetapi sudah berulang kali," Katanya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Junianto membenarkan kalau pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan KDRT.

"Sudah kita terima laporannya dan selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta guna untuk ditindaklanjuti," singkatnya. (*)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved