Berita Palembang

Setiap Kali Ditanya, Terlapor Bilang Mobil Ada di Bengkel, Korban Curiga dan Mengeceknya

Agung melaporkan mobilmya Ford Fiesta warna merah tahun 2011, sudah digelapkan oleh terlapor RP (29),

Setiap Kali Ditanya, Terlapor Bilang Mobil Ada di Bengkel, Korban Curiga dan Mengeceknya
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Agung (29), ketika melapor ke Polresta Palembang, lantaran mobilnya sudah digelapkan teman sendiri, Senin (30/4). Mobil Ford Agung Digelapkan Temannya. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Agung Azhari (29), warga jalan Sultan M Mansyur Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang, Senin (30/4) sore, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta
Palembang.

Agung melaporkan mobilmya Ford Fiesta warna merah tahun 2011, sudah digelapkan oleh terlapor
RP (29), yang tak lain temannya sendiri.

Informasi yang didapat, saat dihadapan petugas kepolisian, Agung mengatakan penggelapan itu terjadi pada hari Minggu (2/3/2018) sore lalu.

Dimana ketika itu, ia menyerahkan mobil miliknya di jalan Kambang Ikan (KI) Kecamatan IB II Palembang, kepada terlapor RP untuk memperbaiki Power Stering mobilnya yang rusak.

"Dia itu teman saya waktu SMP pak, rumahnya tidak jauh dari rumah saya, sekarang dia bekerja dibengkel mobil. Nah, waktu itu saya percayai sama dia untuk memperbaiki mobil saya yang rusak pak.

Jadi saya telpon dia, untuk bertemuan di KI. Janjinya itu satu minggu, kerusakan mobil saya sudah selesai," kata Agung.

Namun, setelah satu minggu mobil diserahkan kepada terlapor untuk diperbaiki. Ternyata mobil kesayangannya tersebut bukan diperbaiki, melainkan digadaikan oleh terlapor kepada orang lain.

"Saya mendapat kabar terakhir mobil saya itu ada di Ogan Ilir (OI) pak. Dia (terlapor-red) itu, jarang ada dirumahnya pak, kapan setiap saya tanya dimana mobil, dia selalu mengelak pak, tidak mau menjelaskannya. Dia hanya bilang masih dibengkel diperbaiki, tapi saat saya datangi dibengkel, mobil saya itu tidak ada," katanya, berharap terlapor segera ditangkap usai dirinya membuat laporan kepolisian.

Sementara , Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPKT Iptu Heri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

"Laporannya sudah kita terima, dan sekarang laporannya sudah diserahkan ke unit Reskrim, guna ditindaklanjuti. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 75 juta," katanya.
(diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved