Pantastis! PNS Histeris TPP Melonjak

Dalam tiga hari terakhir, para PNS Kota Palembang heboh, bahkan sebagian histeris mendapat informasi bahwa TPP naik secara fantastis

Pantastis! PNS Histeris TPP Melonjak
istimewa
gaji 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Dalam tiga hari terakhir, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Palembang heboh, bahkan sebagian histeris mendapat informasi bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) naik secara pantastis hingga dua ratus persen. Bahkan, sejumlah Aparatus Sipil Negara (ASN) itu sempat tak percaya dengan info yang juga tersebar lewat media sosial (medsos).

Berita Lainnya:  Gaji Honorer dan TPP Pegawai Pemkot Palembang Naik

Kenaikan TPP dan uang makan (bagi guru) tersebut berlaku mulai April 2018. Pjs Walikota Palembang, Akhmad Najib maupun Sekda Kota Palembang Harobin Mustofa kompak belum mau menyebut secara lisan angka besaran kenaikan TPP tersebut.

Namun sebuah salinan SK Walikota Nomor 259/KPTS/BPKAD/2018 yang beredar di kalangan PNS, tentang TPP berdasarkan pertimbangan obyektif di lingkungan Pemkot Palembang tersebar. Dalam salinan itu TPP yang diberikan untuk Sekretarias Daerah sebesar Rp 75 juta per bulan, Asisten Rp 38 juta per bulan, Kepala Dinas/Badan/Inspektur/ Direktur Rumah Sakit Daerah Rp 30 juta per bulan, dan Staf Ahli Rp 25 juta per bulan.

Kemudian, TPP untuk sekelas Camat Rp 14 juta per bulan, Golongan IV Rp 12 juta per bulan, dan Golongan III Rp 10,7 juta. Untuk Eselon III/b, Golongan IV Rp 10,4 juta, dan Golongan III Rp 9,3 juta. Eselon IV/a, Lurah Rp 8 juta, Golongan IV Rp 7,6 juta dan Golongan III Rp 6,8 juta.

Eselon IV/b, Golongan IV Rp 5,4 juta dan Golongan III Rp 4,8 juta. Eselon V, Golongan IV Rp 4,5 juta dan Golongan III Rp4 juta. Sementara itu, untuk PNS Non Eselon, Golongan IV Rp 3.720.000, Golongan III Rp 3.300.000 dan Golongan II/I Rp 3.120.000 per bulan.

Kemudian TPP khusus PNS yang telah memperoleh Tunjangan Profesi atau Tamabhan Penghasilan Pendidik (guru), untuk Golongan IV Rp 1.690.000, Golongan III Rp1.676.000 dan Golongan II/I Rp1.670.000.

Angka TPP dan uang makan (bagi guru) itu cukup pantastis, karena sebelumnya jauh lebih kecil dari jumlah tersebut. Misalnya, Sekda hanya sekitar Rp 25 juta per bulan, Kepala Dinas dan Asisten sekitar Rp 15 juta per bulan, begitu juga dengan pejabat dan PNS lainnya. Untuk guru PNS, sebelumnya hanya menerima uang makan Rp 110 ribu per bulan, namun kini menjadi Rp 1,6 juta per bulan. "Ini terasa mimpi," ujar seorang guru. Lanjutnya, awalnya para guru dan TU tak percaya dengan info tersebut, namun setelah dicek, ternyata menurut pihak bendahara sekolah informasi itu benar, karena mereka sudah diminta bikin pengajuan. "Bahkan sebagian guru histeris mendengar dari pihak mendarah sekolah bahwa informasi itu benar," ceritanya.

Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib mengatakan, Surat Keputusan kenaikan TPP bagi 13.000 ASN dan sekitar 2.000 tenaga honorer di lingkungan Pemerintahan Kota Palembang telah ditandatangani. "Saya sudah menandatangani kenaikan TPP dan gaji honorer," katanya. Menurutnya, besaran TPP yang akan diberikan sesuai dengan beban kerja ASN.

Sementara untuk pegawai honorer yang awalnya gaji Rp 1,5 juta hanya menjadi Rp 2 juta. Kenaikan gaji honorer ini dinilai wajar seiring dengan tingginya kebutuhan dan mengurangi angka pengangguran. "Besaran kenaikan TPP ini sesuai dengan beban kerja ASN, tergantung beban kerjanya juga," katanya.

Ia berharap setelah ada kenaikan gaji dan TPP ini bisa memicu kenierja pegawai. "Saya menilai kesejahteraan pegawai penting, mudah mudahan bisa berdampak pada kinerja mereka," katanya.

Sementara atas rencana kenaikan itu, sejumlah PNS mengaku senang walau sempat tak percaya. "Kalau benar, maka saya akan mengajukan lagi pinjaman di bank, lumayan," ujar seorang guru PNS yang mengaku sekarang sudah ada kredit bank.

Namun seorang warga lainya, justru mempertanyakan dasar kenaikan TPP yang pantastis itu. Menurutnya, kalau ada TPP maka itu wajar saja, namun dengan kenaikan yang sangat besar, untuk saat ini belum layak. "Karena masih banyak keperluan yang mendesak, gedung sekolah rusak, jalan dalam kota juga rusak. Mestinya itu yang prioritas," ujar Badria. (axl/ust)

Salinan SK Walikota yang Beredar
- Sekretarias Daerah : Rp 75 juta per bulan
- Asisten : Rp 38 juta per bulan
- Kepala Dinas/Badan/Inspektur/Direktur Rumah Sakit
: Rp 30 juta per bulan
- Staf Ahli : Rp 25 juta per bulan
- Sekelas Camat : Rp 14 juta per bulan
- Golongan IV : Rp 12 juta per bulan
- Golongan III : Rp 10 juta per bulan
- Eselon III/b, Golongan IV : Rp 10,4 juta
- Golongan III Rp 9,3 juta/Eselon IV/a, Lurah : Rp 8 juta
- Golongan IV Rp 7,6 juta dan Golongan III : Rp 6,8 juta
- PNS Non Eselon, Golongan IV : Rp 3.720.000
Golongan III : Rp 3.300.000
Golongan II/I: Rp 3.120.000
- TPP khusus PNS guru
* Golongan IV : Rp 1.690.000
* Golongan III : Rp 1.676.000
* Golongan II/I: Rp 1.670.000

Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved