Berita OKU

Ibu-ibu Kutuk Pembunuh Istri Mantan Manager Distrik PTP Kelapa Sawit Mitra Ogan di Pra Rekonstruksi

“Samo dengan nolong anjing tejepit, sudah ditolong ngigit,’ kata seorang yang mengaku ikut memandikan jenazah korban.

Ibu-ibu Kutuk Pembunuh Istri Mantan Manager Distrik PTP Kelapa Sawit Mitra Ogan  di Pra Rekonstruksi
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Tampak ratusan warga yang didominasi kaum ibu memaki-maki pelaku pembunuhan sadis saat pra rekonstruksi di rumah kediaman keluarga besar Sudarsono di Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur. 

Laporan wartawan sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM.BATURAJA---Ratusan warga yang didominasi kaum ibu  mengutuk pelaku pembunuh sadis yang menghabisi nyawa Hermin Widayati (51)  isteri mantan Manager Distrik PTP Perkebunan Kelapa Sawit Mitra Ogan.

Kemarahan warga dilampiaskan  saat tersangka  Rahmad Sumaedi (57)  melakukan pra rekonstruksi di rumah kediaman Sudarsono di Airpoah Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu Senin (30/4/2018).

Pra reskonstruksi dipimpin Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan SKom dibawah pengamanan ketat aparat kepolisian.

Warga melontarkan sumpah serapah  mengutuk pelaku yang dinilai  sangat biadab.

“Samo dengan nolong anjing tejepit, sudah ditolong nggigit,’ kata seorang  yang mengaku ikut memandikan jenazah korban.

Ada juga ibu-ibu yang berteriak-teriak minta agar penutup muka pelaku dibuka supaya ketahuan tampangnya.

Kasat Reskrim sempat membuka pentup muka pelaku sebentar saja dan langsung diteriaki ibu-ibu.

“Hukum mati saja pak polisi, penjahat yang sudah menghabisi nyawa saudari kami,” teriak seorang ibu sambil menangis.  

Sementara itu pelaku yang memang sudah mengenal baik keluarga korban sempat diitawari pekerjaan memperbaiki  beberapa kerusakan di bagian atap rumah.

Tujuan korban agar Rahmad Sumaedi mendapat penghasilan dari kerja memperbaiki rumah.

Namun rupanya pelaku memang sudah berniat jahat dan terdesak hutang yang cukup banyak dan sudah dipaksa  harus segera membayar hari itu juga.

Pelaku terjebak hutang puluhan juta  untuk biaya pernikahan keduanya dua bulan lalu.

Setelah isteri pertamanya meninggal dunia, tersangka kemudian menikah lagi dengan mantan pacaranya di Solo yang kebetulan juga sudah menjanda.

Namun setelah pelaku terlibat pembunuhan, isteri yang baru dinikahi meninggalkan pelaku. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help