Pekka Kabupaten OKI: Berdayakan Wanita Kepala Keluarga

para anggota serikat Pekka ini terdiri dari ibu-ibu yang menjadi kepala sekaligus tulang punggung keluarga.

Pekka Kabupaten OKI: Berdayakan Wanita Kepala Keluarga
IST
Kegiatan Serikat Pekka Kabupaten OKI di Sekretariat PKK Kabupaten OKI, Kamis (26/4/2018). 

KAYUAGUNG - Kebijakan membantu warga kurang mampu di Ogan Komering Ilir (OK) terus dilakukan dengan berbagai terobosan.

Terbaru, perempuan tulang punggung keluarga yang tergabung dalam Pekka OKI menjadi obyek pemberdayaan melalui program pelatihan melalui akademi Paradigta.

"Dalam akademi ini, ibu-ibu dilatih dan diberikan pembelajaran menjadi pemimpin keluarga. Termasuk mengasah kemampuan ibu selain pekerjaan di rumah," kata Ketua Serikat Pekka Kabupaten OKI, Yuliana Martadinata, Kamis (26/4/2018) di Sekretariat PKK Kabupaten OKI.

Baca: Mana yang Lebih Berbahaya: Kebanyakan Garam atau Gula?

Dijelaskannya, para anggota serikat Pekka ini terdiri dari ibu-ibu yang menjadi kepala sekaligus tulang punggung keluarga.

"Tahun ini ada 21 orang ibu-ibu dari OKI dan OI yang mengikuti pelatihan melalui akademi Paradigta Pekka ini. Selama enam bulan, para ibu-ibu ini diberikan pelatihan untuk lebih meningkatkan kemampuan mereka," jelas Yuliana Martadinata.

Yuliana Martadinata menerangkan, masing-masing akademia ini sebagian memang sudah memiliki usaha dan keahlian di bidangnya masing-masing seperti pada bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan bidang lainnya.

Baca: Bocah SD di Musirawas Ini Alami Trauma Berat Usai Diajak SO ke Belakang PAUD, Begini Kronologinya

"Jadi mereka dilatih lagi untuk lebih mandiri dan bisa mengembangkan diri serta usaha mereka. Termasuk dilatih bagaimana bersosialisasi dengan berbagai kalangan, termasuk pejabat bahkan Bupati," teran Yuliana Martadinata.

"Tapi tugas mereka bukan hanya sebatas pelatihan dan pendidikan ini, melainkan akan terus jalan di kehidupan sehari-hari. Diharapkan dapat diterapkan di masyarakat, oleh karena itu pada pelatihan ini termasuk bagaimana mereka mengkoordinir yang lain," tambah Yuliana Martadinata.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help