Hendak Beli Nasi, Novianto Tergiur Curi Dua Ponsel

Berawal saat dirinya membeli nasi untuk makan, membuat Novianto (35) nekat mencuri dua unit ponsel milik Maryati (41) pemilik warung nasi

Hendak Beli Nasi, Novianto Tergiur Curi Dua Ponsel
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Novianto (35), ketika diamankan petugas Pidum Polresta Palembang, lantaran didapati mencuri dua buah Handphone di warung nasi, Selasa (24/4/2018) kemarin. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andika Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Berawal saat dirinya membeli nasi untuk makan, membuat Novianto (35) nekat mencuri dua unit ponsel milik Maryati (41) pemilik warung nasi Berkah di Jalan Sukarela, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Akibat ulahnya, Novianto pun harus mendekam di sel tahanan usai ditangkap Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Selasa (24/4/2018) sekitar pukul 23.00.

Saat ditemui Sripoku.com di ruang piket, Novianto mengakui perbuatannya. Ia mengatakan, perbuatannya berawal ketika hendak membeli nasi di warung milik korban, Kamis 3 Agustus 2017 sekitar pukul 14.00.

“Saat itu, saya hendak membeli nasi Pak. Saya sempat memanggil pemilik warung, namun dia tidak menjawab dan saya melihat dia sedang tidur lelap. Karena ada dua handphonenya terkapar dekatnya, lalu saya curi,”
ungkapnya, Rabu (25/4).

Baca:

Tak Disangka, 5 Artis Ini Miliki Suara Merdu Saat Membaca Ayat-Ayat Al Quran, Nomor 5 Bikin Kaget

Ngeri! Cara Gatot Brajamusti Bujuk Gadis 16 Tahun Berbuat Asusila, Pengakuannya Buat Tercengang

Melihat handphone korban, membuat tersangka langsung mendekati dan mengambil ponsel tersebut. “Ponselnya ada dua Pak, semuanya lagi dicas. Saya dekati dan langsung mengambilnya,”ungkap pria pengangguran ini.

Saat itu, korban sempat terbangun dan menjerit ada maling. “Dia terbangun dan sempat menjerit Pak. Saya langsung kabur Pak membawa ponsel itu,” katanya.

Ditambahkan Novianto, kedua ponsel itu sudah dijual di kawasan Pasar 16 Ilir. “Uang hasil penjualan sudah habis, saya gunakan untuk makan sehari-hari. Baru pertama kalinya mencuri dan masuk penjara Pak,” sesalnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui, Kanit Pidum Itu Tohirin mengatakan penangkapan tersangka berawal ketika anggotanya menerima laporan dari korbannya.

“Kami lakukan penyelidikan dan menangkap pelakunya,” katanya. Atas ulahnya, tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan pidana di atas lima tahun. (*)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help