SFC Update

Dapat Kartu Kuning Perdana di Liga 1 2018, Jadi Modal Belajar Sabar untuk Adam Alis

"Mudah-mudahan laga selanjutnya, saya lebih bisa menahan emosi saya. Asalkan pertandingan berjalan dengan fair play," jelasnya.

Dapat Kartu Kuning Perdana di Liga 1 2018, Jadi Modal Belajar Sabar untuk Adam Alis
ilustrasi
ilustrasi adam alis sfc 

Laporan wartawan sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Gelandang Sriwijaya FC, Adam Alis sempat kecewa, diganjar kartu kuning saat melakoni laga tandang kontra Persebaya Minggu (22/4/2018) lalu.

Ia dianggap oleh Wasit Rihendra Purba mengulur waktu, sehingga diberi kartu di menit ke-84 itu.

"Ya saya memang agak sedikit emosi. Apalagi ketika beberapa kali keputusan yang tidak baik dari wasit bagi kami. Kartu kuning yang diberikan, beralasan karena saya menahan bola. Padahal bola ditahan itu juga karena ada teman yang sedang jatuh. Dan wasit tidak melihat malah kasih kartu kuning," ujarnya saat diwawancarai.

Usai pertandingan, memang skuat SFC terlihat menyimpan kekecewaan dan tidak dapat menutupi hal tersebut. Nyaris seluruh penggawa Sriwijaya FC pun pulang dengan raut yang tak mengenakan.

Apalagi, mereka gagal meraup poin penuh saat bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo malam itu. Gantinya, mereka hanya mendapatkan satu poin di laga kelima Liga 1 2018 tersebut.

Meski pencapaian SFC yang tidak buruk, tapi tim seakan berduka dan pulang tanpa hasil. Apalagi dengan latihan keras yang mereka lakukan selama ini secara bersama rekan-rekan, seakan-akan menjadi sia-sia. Karena beberapa keputusan pengadil lapangan yang dianggap kurang bijak.

Keputusan yang dianggap berat sebelah ini pun membawa manajemen Sriwijaya FC melaporkan protes resmi kejadian tersebut ke LIB. Pengaduan yang dilakukan ternyata juga sangat didukung oleh eks-Arema FC ini.

"Ya bagus lah menurut saya mereka dilaporkan. Biar lebih baik kedepannya, dan tidak terjadi lagi di pertandingan lain," katanya.

Kendati demikian, ia juga instropeksi diri agar terus berlatih sabar di setiap laga kedepannya. Sebab, memang tak bisa dipungkiri jika psikologis karena kesal bisa mempengaruhi performa pemain saat berlaga.

"Ya mudah-mudahan laga selanjutnya, saya lebih bisa menahan emosi saja. Asalkan pertandingan berjalan dengan fair play," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help