Pemkot Palembang Bakal Polisikan Jukir Nakal

Pos pantau tersebut berisikan tim gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berwenang

Pemkot Palembang Bakal Polisikan Jukir Nakal
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Asisten I pemkot Palembang Sulaiman Amin 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemkot Palembang bakal membentuk pos pantau di lokasi destinasi wisata, untuk mengawasi para juru parkir yang meminta uang lebih dari ketentuan peraturan yang ada.

Pos pantau tersebut berisikan tim gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berwenang tentang masalah parkir ditambah TNI Polri.

"Adanya pos pantau ini tak ada jukir yang nakal mengambil uang parkir melebihi dari ketentuan, "kata Asisten I pemkot Palembang Sulaiman Amin, Jumat (20/4/2018).

Jukir di Palembang kerap kali mematok tarif parkir melebihi dari Perda 16 tahun 2011, tarif parkir bagi kendaraan roda dua ialah sebesar Rp 1000 sedangkan kendaraan roda empat Rp 2000.

Bahkan beberapa waktu lalu, sopir Sekda Kota Palembang Harobin tak luput dari kulakukan oknum jukir nakal ini yang meminta uang parkir hingga Rp 10 ribu.

Kelakuan jukir nakal ini bahkan membuat Sekda kota Palembang Harobin marah marah. Bahkan seluruh petugas Dishub dan Satpol PP yang ada di lokasi BKB tak luput kena semprot olehnya.

Merespon kejadian tersebut Sulaiman menegaskan, Pemkot Palembang akan mendirikan pos pantau masalah parkir ini khususnya di kawasan destinasi wisata wisata.

"Sudah kami rapatkan, dan akan segera diterapkan. Nanti selain OPD juga, akan dibantu dari Polri dan TNI," katanya..

Sulaiman mengatakan, kebutuhan pos pantau ini kian mendesak mendekati perhelatan Asian Games. Menurutnya, Pemkot Palembang tidak ingin para masyarakat dan wisatawan yang hadir akan takut berkunjung ke destinasi wisata kota Palembang, karena masalah parkir.

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help